Kebijakan Layanan

Kebijakan Layanan

Dalam kebijakan layanan ini kami menjelaskan apa yang anda dapat harapkan dari layanan Asuransi Kamboja. Kami juga menjelaskan hak dan kewajiban Anda dalam kondisi ini. Anda dapat menyimpan dan / atau mencetak kondisi ini. Dengan menerima penawaran polis dari Asuransi Kamboja berarti anda telah menerima ketentuan dan kebijakan layanan ini.

Update terakhir 31 Maret 2020


PASAL 1 : DEFINISI



1. Kamboja
Perusahaan asuransi, yang terdaftar dalam PT Niaga Karya Budiman.

2. Asuransi
Jenis pertanggungan yang merupakan pertanggungan dasar Polis, sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis dan diatur dalam Polis.

3. Data Polis
Halaman pertama dari Polis yang berisikan informasi meliputi nama produk, nomor Polis, nama Penanggung, nama Pemegang Polis dan informasi penting lainnya beserta tanda tangan pejabat yang berwenang mewakili Penanggung.

4. Dokter
Seseorang yang memiliki ijin praktik sebagai Dokter dari lembaga/otoritas yang berwenang mengeluarkan ijin praktik Dokter sesuai dengan hukum yang berlaku di wilayah atau Negara dimana dokter tersebut berpraktek untuk melakukan pemeriksaan atas tubuh dan kesehatan Tertanggung; dengan pembatasan bahwa yang bersangkutan tidak termasuk Pemegang Polis, Tertanggung, Penerima Manfaat, tenaga pemasar Penanggung atau orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga dan/ atau disediakan oleh Pemegang Polis, Tertanggung, Penerima Manfaat, atau tenaga pemasar Penanggung dan juga bukan merupakan tabib/shinshe.

5. Endosemen/Lampiran
Perubahan tertulis dari Polis yang diterbitkan oleh Penanggung dan telah disetujui sebelumnya oleh Penanggung dan Pemegang Polis.

6. Keadaan Kahar/Force Majeure
Sesuatu keadaan di luar kendali/kemampuan Penanggung termasuk tetapi tidak terbatas kepada perang (baik dideklarasikan/ tidak), keadaan seperti perang, invasi, tindakan yang dilakukan oleh musuh asing, penyanderaan, pemberontakan, kerusuhan sipil, huru hara, revolusi, pengumuman keadaan bahaya, bencana alam, wabah/epidemi, penutupan bursa saham atau bank atau lembaga kliring, pemogokan, kebakaran, ledakan, sabotase, teroris, embargo, tindakan tertentu yang dilakukan pemerintahan yang sah.

7. Kecelakaan
Peristiwa yang dialami oleh Tertanggung, bersifat tiba-tiba, tidak dikehendaki, tidak dapat diduga dan merupakan kejadian tertentu yang terjadi pada waktu dan tempat yang dapat diidentifikasi, yang secara langsung menyebabkan kematian atau cedera akibat kekerasan, datang dari luar dan terlihat secara nyata, serta tidak tergantung sebab-sebab lain (seperti penyakit yang diderita oleh Tertanggung).

8. Manfaat Asuransi
Sejumlah manfaat sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis yang dimiliki Tertanggung dan yang akan dibayarkan oleh Penanggung apabila syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan berdasarkan Polis telah terpenuhi.

9. Masa Pembayaran Premi
Masa pembayaran Premi Asuransi sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis.

10. Masa Pertanggungan
Masa pertanggungan Asuransi sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis.

11. Tertanggung
Orang yang menerima layanan asuransi pemakaman sesuai dengan apa yang dimiliki Kamboja.

12. Pemegang Polis
Seseorang yang mempunyai kepentingan asuransi (insurable interest) atas diri Tertanggung dan mempunyai perjanjian tertulis dengan Penanggung untuk mengasuransikan diri Tertanggung sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis.

13. Penanggung
Asuransi Kamboja di dalam naungan dan manajemen PT Niaga Karya Budiman

14. Penerima Manfaat
Orang yang ditunjuk oleh Pemegang Polis sebagai pihak untuk menerima pembayaran Manfaat Asuransi dengan ketentuan bahwa orang tersebut memiliki insurable interest dengan Tertanggung atas pertanggungan yang bersangkutan dan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis.

15. Polis
Perjanjian/kontrak Asuransi antara Penanggung dan Pemegang Polis, yang terdiri dari Data Polis, Ringkasan Polis, Kebijakan Layanan, Endosemen, Surat Klaim Asuransi Pemakaman dan formulir lainnya yang telah atau akan diisi lengkap, benar dan jujur serta ditandatangani oleh Pemegang Polis dan Tertanggung atau Penerima Manfaat, serta disetujui oleh Penanggung.

16. Premi
Sejumlah uang yang tercantum dalam Ringkasan Polis dan wajib dibayarkan oleh Pemegang Polis kepada Penanggung sebagai dasar berlakunya Polis.

17. Ringkasan Polis
Halaman pada bagian Polis yang berisikan ringkasan meliputi jenis Manfaat Asuransi, Premi, Penerima Manfaat, Uang Pertanggungan, Tanggal Penerbitan Polis, Tanggal Berlakunya Polis, Tanggal Jatuh Tempo Premi dan keterangan lainnya berkaitan dengan Pemegang Polis dan Tertanggung.

18. Rupiah/Rp (IDR)
Mata uang resmi yang dipergunakan dan berlaku di negara Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia.

19. Tahun Polis
Tenggang waktu antara satu ulang tahun Polis dengan ulang tahun Polis berikutnya, yang perhitungannya dimulai dari Tanggal Berlakunya Polis.

20. Tanggal Berlakunya Polis
Tanggal, bulan dan tahun dimulainya pertanggungan dari Polis ini sebagaimana tercantum pada Ringkasan Polis.

21. Tanggal Jatuh Tempo Premi
Tanggal jatuh tempo Premi yang harus dibayarkan sebagaimana tercantum pada Ringkasan Polis.

22. Tanggal Pemulihan Polis
Tanggal, bulan dan tahun dimana pertanggungan berdasarkan Polis ini dipulihkan kembali sebagaimana dinyatakan dalam Endosemen/Lampiran.

23. Tanggal Penerbitan Polis
Tanggal, bulan dan tahun pada saat Penanggung menerbitkan Polis, sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis.

24. Tertanggung
Orang yang atas dirinya diasuransikan berdasarkan Polis ini yang namanya tercantum dalam Ringkasan Polis.

25. Uang Pertanggungan
Sejumlah uang yang merupakan nilai pertanggungan, sebagaimana tercantum pada Ringkasan Polis, yang menjadi dasar perhitungan Manfaat Asuransi kepada Penerima Manfaat sesuai dengan ketentuan Polis.

26. Ulang Tahun Polis
Tanggal dan bulan yang sama setiap tahunnya dengan tanggal dan bulan dari Tanggal Berlakunya Polis sebagaimana tercantum pada Ringkasan Polis.

27. Usia
Usia Tertanggung yang dihitung berdasarkan ulang tahun terakhir Tertanggung pada Tanggal Berlakunya Polis atau Tanggal Pemulihan Polis atau tanggal berlakunya Endosemen/Lampiran (jika ada).


PASAL 2 : DASAR PERTANGGUNGAN DAN PERIODE SANGGAHAN (Contestable Period)



1. Ketentuan Polis dan ketentuan lainnya sebagaimana tercantum dalam Endosemen/Lampiran yang ada saat ini maupun di kemudian hari, dan semua pernyataan yang dibuat merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Polis. Semua informasi mengenai Tertanggung dan Pemegang Polis dan semua dokumen lainnya yang terkait dengan pertanggungan atas Polis ini akan menjadi dasar pertanggungan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Polis.

2. Pernyataan Yang Salah Dan/Atau Tidak Disampaikan Tertanggung dan Pemegang Polis bertanggung jawab untuk memberikan keterangan yang benar dalam setiap pernyataan kesehatan dan keterangan lainnya sebagaimana dipersyaratkan oleh Penanggung. Bila ada suatu faktor risiko penting, yang diketahui atau harus diketahui, tetapi disembunyikan atau keterangan yang tidak benar diberikan oleh Tertanggung maupun Pemegang Polis, maka Penanggung berhak untuk membatalkan perlindungan Asuransi atas Tertanggung dan/atau membatalkan Polis sejak Tanggal Berlakunya Polis. Sebagai akibat dari pembatalan perlindungan Asuransi ini maka semua Manfaat Asuransi yang diterima oleh Tertanggung dan/atau Pemegang Polis tidak berlaku serta Premi yang telah dibayar tidak dikembalikan.

Ketentuan di atas tidak berlaku apabila perlindungan Asuransi telah berlaku lebih dari Periode Sanggahan (Incontestable Period).

Periode Sanggahan (Contestable Period) adalah masa 2 (dua) tahun terhitung sejak Tanggal Berlakunya Polis atau Tanggal Pemulihan Polis atau tanggal perubahan Polis (mana yang terjadi paling akhir), dimana Penanggung memiliki hak untuk mempertanyakan dan/atau menyelidiki informasi, fakta dan keterangan yang diberikan Pemegang Polis dan/atau Tertanggung sehubungan dengan perlindungan Asuransi.

3. Apabila keterangan tidak benar/palsu sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 Pasal ini terkait dengan Usia dan/atau jenis kelamin, Penanggung mempunyai hak untuk menyesuaikan Premi berdasarkan Usia dan/atau jenis kelamin yang sebenarnya.

PASAL 3 : BERLAKUNYA PERTANGGUNGAN



Perlindungan Asuransi berlaku di seluruh wilayah Negara Kebhinekaan Republik Indonesia.

Pertanggungan Asuransi sebagaimana diatur dalam Polis ini berlaku ketika diterimanya pembayaran Premi dan Polis disetujui oleh Penanggung dan akan berlaku terus sampai dengan pertanggungan berakhir atau dibatalkan sesuai Ketentuan Polis Asuransi ini.

PASAL 4 : MASA MEMPELAJARI POLIS (Free Look Period)



Masa Mempelajari Polis (Free Look Period) adalah 14 (empat belas) hari terhitung sejak Pemegang Polis menerima dokumen Polis yang dibuktikan dengan adanya tanda terima penerimaan Polis dimaksud.

Apabila dalam Masa Mempelajari Polis (Free Look Period) Pemegang Polis memutuskan untuk membatalkan Polis ini maka Pemegang Polis wajib untuk mengajukan permohonan tertulis atau melalui media lain yang disediakan Penanggung.

Apabila dalam Masa Mempelajari Polis (Free Look Period) ini Pemegang Polis memutuskan untuk tidak melanjutkan pertanggungan, maka Penanggung akan mengembalikan seluruh Premi yang dibayarkan setelah dikurangi dengan biaya- biaya yang timbul sehubungan dengan penerbitan Polis termasuk biaya pemeriksaan kesehatan yang ditetapkan Penanggung, jika ada.

PASAL 5 : MATA UANG

Setiap transaksi keuangan sehubungan dengan pelaksanaan Polis ini yaitu Premi, Manfaat Asuransi, Uang Pertanggungan dan biaya- biaya terkait Polis wajib menggunakan mata uang Rupiah Indonesia (IDR).

PASAL 6 : ASURANSI ANAK GRATIS

1. Definisi anak adalah seorang laki-laki atau perempuan berusia mulai dari 4 bulan dalam masa kandungan hingga di bawah 18 tahun.

2. Asuransi anak gratis hanya diperbolehkan untuk 1 (satu) orang anak bagi setiap pemegang polis.

3. Pemegang polis berhak mendapatkan asuransi gratis untuk anak dalam usia masa kandungan 4 bulan sampai 9 bulan

4. Pemegang polis harus mendaftarkan anaknya terlebih dahulu selambat-lambatnya pada usia 30 hari dengan mengisi formulir pernyataan medis. Penanggung berhak memutuskan diterima atau tidaknya permohonan asuransi anak gratis.

5. Jika anak telah memasuki usia 18 tahun, maka polis asuransi anak gratis akan batal secara otomatis dan yang bersangkutan dapat melakukan pendaftaran ulang sebagai pemegang polis mandiri.

6. Manfaat Asuransi anak gratis akan diberikan maksimal sebesar 25% dari jumlah uang pertanggungan pemegang polis.

7. Jika pemegang polis utama meninggal dunia dan klaim manfaat telah diproses, maka polis asuransi anak gratis akan batal secara otomatis.

PASAL 7 : PREMI

1. Pembayaran Premi

a. Besar dan frekuensi pembayaran Premi adalah sebagaimana yang tercantum pada Ringkasan Polis atau Endosemen/ Lampiran (jika ada).

b. Untuk pembayaran Premi berkala, Pembayaran Premi pertama harus telah diterima oleh Penanggung sebelum Tanggal Berlakunya Polis dan Premi lanjutan harus dibayarkan.

c. Pembayaran Premi harus menggunakan metode yang tersedia dan ditentukan oleh Penanggung dan akan diakui pada saat Premi diterima di rekening bank Penanggung. Pengakuan atas penerimaan Premi oleh Penanggung dibuktikan dengan diterbitkannya dokumen bukti pembayaran yang dikeluarkan oleh bank serta diakui oleh Penanggung.

d. Dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan lainnya dalam Polis, dalam hal pembayaran Premi dilakukan dengan menggunakan metode pendebetan baik melalui rekening atau kartu kredit dari Pemegang Polis, pendebetan Premi rutin pada tanggal jatuh tempo yang dilakukan Penanggung menjadi bukti persetujuan Penanggung untuk memperpanjang masa berlakunya pertanggungan Polis ini. Penanggung berhak untuk tidak menerbitkan dokumen apapun atas perpanjangan masa pertanggungan dan oleh karenanya Polis ini merupakan bukti yang sah atas pertanggungan yang diberikan.

e. Bukti pembayaran Premi yang diakui oleh Penanggung dapat berupa bukti setor bank, bukti transfer dari bank, bukti pembayaran melalui kartu kredit, Go-pay, Alfamart/Indomaret, Line, T-cash, Akulaku atau bukti debit/potongan dari rekening bank Pemegang Polis.

f. Pembayaran Premi yang dilakukan melalui kartu kredit dan rekening bank yang bukan atas nama Pemegang Polis dapat dilakukan dengan meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penanggung.

g. Semua biaya yang timbul terkait dengan pembayaran Premi ditanggung sepenuhnya oleh Pemegang Polis.

h. Pemberitahuan Tanggal Jatuh Tempo Premi, jika ada, dilakukan hanya sebagai bentuk pelayanan terhadap Pemegang Polis, dan tidak mengurangi kewajiban dari Pemegang Polis untuk melakukan pembayaran Premi pada setiap Tanggal Jatuh Tempo Premi.

PASAL 8 : MANFAAT ASURANSI

1. Manfaat Meninggal Dunia
Dalam hal Tertanggung meninggal dunia selama Polis masih berlaku, maka Penanggung akan memberikan layanan sebagai berikut :

a. Penyediaan, pengaturan, dan pengawasan proses pemakaman.
b. Pengurusan Akta Kematian.
c. Perawatan terakhir jenazah.
d. Pengurusan dengan pihak ketiga (catering, dekorasi, printing untuk buku kenangan/Yasin, florist, dan dekor tenda/kursi).
e. Penyediaan peti mati pemakaman.
f. Pengurusan transportasi jenazah dari rumah sakit ke rumah atau rumah duka di Indonesia (cakupan nasional) melalui jalur darat dan udara.
g. Koordinasi dan penanggungan biaya dengan rumah duka.
h. Reservasi tempat pemakaman (TPU/TPS) yang dipilih dan pengurusan retribusi (jika ada).
i. Pengurusan di rumah duka, rumah ibadah, atau krematorium.
j. Pengurusan acara keagamaan (rumah ibadah).
k. Pengurusan publikasi dengan media lokal (koran, radio, media online).
l. Buku aftercare Kamboja.

2. Jika terdapat sisa dari biaya pengurusan pemakaman oleh Penanggung, maka sisa uang tersebut akan diberikan secara tunai kepada Penerima Manfaat atau keluarga yang ditinggalkan.

3. Penanggung melayani pengurusan pemakaman melalui proses pemakaman pada umumnya secara keagamaan. Untuk proses pemakaman dengan cara khusus atau adat istiadat, akan didiskusikan lebih lanjut dengan Penerima Manfaat atau Keluarga sesuai dengan kemampuan dan anggaran yang tersedia.

4. Pemegang polis harus menerima bahwa pengurusan pemakaman oleh Penanggung sesuai dengan pasal 8 ayat 1 akan dilaksanakan dengan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan, situasi serta kondisi. Sehingga jika pengurusan pemakaman belum sesuai dengan keinginan awal pemegang polis atau penerima manfaat maka pemegang polis atau penerima manfaat tidak akan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada Penanggung.

5. Jika hal sebagaimana dimaksud pada ayat 3 dan 4 terjadi, maka Penanggung akan mengembalikan sisa uang secara tunai kepada Penerima Manfaat sebagai uang santunan.

PASAL 9 : POLIS BATAL (Lapse)

1. Dalam hal pembayaran Premi tidak dilakukan dalam waktu 20 (dua puluh) hari terhitung sejak Tanggal Jatuh Tempo Premi sebagaimana dimaksud dalam Polis ini, maka Polis akan ditangguhkan.

2. Jika dalam waktu 30 (tiga puluh) hari tidak ada tanggapan dari Pemegang Polis, maka dianggap tidak melanjutkan/memperbaharui Polisnya dan Polisnya secara otomatis akan menjadi batal (lapse).

3. Dalam hal Polis batal (lapse) dikarenakan oleh hal sebagaimana yang yang dimaksud pada ayat 1 Pasal ini, Penanggung akan memberitahukan secara tertulis kepada Pemegang Polis.

4. Ketika Polis menjadi batal (lapse), para pihak sepakat dan setuju semua kewajiban Penanggung berdasarkan Ketentuan Polis Asuransi ini menjadi tidak berlaku lagi dan biaya yang telah dibayarkan oleh Pemegang Polis kepada Penanggung tidak dapat dikembalikan.

PASAL 10 : PEMULIHAN POLIS

Apabila Polis menjadi batal (lapse), disebabkan oleh hal-hal sebagaimana dimaksud pada Pasal 8 Ketentuan Polis Asuransi, Pemegang Polis berhak untuk memulihkan Polis dengan ketentuan:

1. Pemulihan Polis harus disetujui secara tertulis oleh Penanggung melalui Endosemen/Lampiran.

2. Periode waktu Pemulihan Polis terhitung sejak Polis batal sampai dengan permohonan Pemegang Polis untuk mengajukan Pemulihan Polis kepada Penanggung tidak boleh melebihi waktu 12 (dua belas) bulan.

3. Sebelum pemulihan Polis disetujui oleh Penanggung dan Polis dinyatakan berstatus batal (lapse) maka Penanggung tidak mempunyai suatu kewajiban apapun kepada Pemegang Polis dan/atau Tertanggung dan/atau Penerima Manfaat terhadap Polis.

4. Penanggung berhak menyetujui atau menolak pengajuan Pemulihan Polis, termasuk tetapi tidak terbatas untuk meminta dilakukannya pemeriksaan kesehatan (medical check up), pembayaran Premi dan biaya-biaya atas diri Tertanggung yang belum dilakukan selama Polis dinyatakan batal (lapse) dan hal-hal lainnya sehubungan dengan Pemulihan Polis.

PASAL 11 : PERUBAHAN

Polis ini dapat diubah minimal 1 bulan setelah penggunaan polis lama. Setiap perubahan yang dimintakan hanya akan berlaku efektif pada tanggal disetujui oleh para pihak, dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Perubahan Penerima Manfaat
Pemegang Polis dapat mengajukan perubahan Penerima Manfaat setiap saat dengan pemberitahuan tertulis kepada Penanggung atau melalui media lain yang disediakan Penanggung dan perubahan Penerima Manfaat tersebut berlaku setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari Penanggung.

2. Perubahan Uang Pertanggungan, Masa Pertanggungan dan/atau Masa Pembayaran Premi
Pemegang Polis dapat mengajukan perubahan Uang Pertanggungan, perubahan Masa Pertanggungan dan/atau perubahan Masa Pembayaran Premi setiap saat dengan pemberitahuan tertulis kepada Penanggung atau melalui media lain yang disediakan Penanggung dan perubahan tersebut berlaku setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari Penanggung.

3. Penanggung berhak menyetujui atau menolak pengajuan perubahan-perubahan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Pasal ini, termasuk tetapi tidak terbatas untuk meminta dilakukannya pemeriksaan kesehatan (medical check up), perubahan besarnya Premi dan biaya-biaya atas diri Tertanggung sehubungan dengan perubahan-perubahan tersebut.

4. Perubahan Lainnya
Dalam hal Penanggung bermaksud melakukan perubahan terhadap ketentuan yang tercantum dalam Polis, maka atas perubahan tersebut akan mengacu kepada ketentuan Pasal 11 ayat 2 butir b Ketentuan Polis Asuransi.

5. Perubahan-perubahan sebagaimana dimaksud diatas akan diterbitkan dalam bentuk Endosemen/Lampiran yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Polis ini dan akan berlaku efektif pada tanggal sebagaimana yang tercantum dalam Endosemen/Lampiran yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Polis ini.

PASAL 12 : ADMINISTRASI

1. Setiap pemberitahuan sehubungan dengan Polis termasuk namun tidak terbatas pada Perubahan yang dilakukan oleh Pemegang Polis kepada Penanggung maupun sebaliknya atau informasi lainnya terkait Polis wajib dilakukan secara tertulis atau menggunakan metode lainnya yang ditentukan oleh Penanggung sesuai dengan Ketentuan Polis Asuransi ini.

2. Tanpa mengesampingkan ketentuan lain dalam Ketentuan Polis Asuransi ini, maka atas Perubahan Polis berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. Dalam hal Pemegang Polis bermaksud melakukan Perubahan Polis maka pengajuan atas Perubahan tersebut tetap mengacu pada ketentuan Pasal 10 ayat 1 dan ayat 2 Ketentuan Polis Asuransi, maka Penanggung secara tertulis akan menginformasikan atas Perubahan tersebut kepada Pemegang Polis

b. Dalam hal Penanggung bermaksud melakukan Perubahan terhadap ketentuan yang tercantum dalam Polis, termasuk namun tidak terbatas pada ketentuan mengenai Manfaat Asuransi, Premi, biaya-biaya, risiko, syarat dan ketentuan Polis, maka Penanggung akan menyampaikan pemberitahuan secara tertulis terlebih dahulu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja sebelum perubahan tersebut berlaku efektif, berlaku ketentuan sebagai berikut:

b.1. Apabila dalam kurun waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sebagaimana dimaksud dalam butir b ayat ini, Pemegang Polis tidak menyetujui atas perubahan dimaksud, maka Pemegang Polis dapat melakukan pengajuan pengakhiran atau penebusan Polis kepada Penanggung secara tertulis atau melalui metode lainnya yang tersedia dan ditentukan oleh Penanggung. Atas ketidaksetujuan Pemegang Polis terhadap Perubahan tersebut, tidak akan mempengaruhi atau mengurangi Manfaat Asuransi yang dimiliki Pemegang Polis pada saat diterbitkannya surat pemberitahuan dimaksud dan karenanya Pemegang Polis tetap berhak atas Manfaat Asuransi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan Polis.

b.2 Apabila setelah lewatnya waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sebagaimana dimaksud dalam butir b ayat ini, Pemegang Polis tidak memberikan pendapat, tanggapan atau konfirmasinya terhadap Perubahan dimaksud maka lewatnya waktu tersebut diartikan oleh Penanggung sebagai tanda persetujuan dari Pemegang Polis atas pemberlakukan Perubahan tersebut.

3. Pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini ditujukan kepada Pemegang Polis dan akan dikirim ke alamat sebagaimana tercantum dalam Surat Permohonan Asuransi Pemakaman atau alamat terakhir yang diberitahukan secara tertulis atau menggunakan metode lainnya yang ditentukan oleh Penanggung sesuai dengan ketentuan Polis oleh Pemegang Polis kepada Penanggung dan diterima oleh Penanggung.

PASAL 13 : KLAIM

1. Untuk pengajuan klaim Manfaat Asuransi, maka Penerima Manfaat wajib menyampaikan dokumen-dokumen klaim kepada Penanggung, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal Tertanggung meninggal dunia. Penanggung berhak untuk menolak pengajuan klaim yang diajukan setelah lewatnya batas waktu tersebut.

2. Bukti klaim Manfaat Asuransi harus diserahkan kepada Penanggung dan harus dilengkapi dengan dokumen berikut ini:

a. Formulir klaim meninggal dunia (Bagian 1 formulir klaim) yang telah diisi dengan jujur, benar dan lengkap dan telah ditandatangani oleh Penerima Manfaat;

b. Surat Keterangan Dokter klaim meninggal dunia (Bagian 2 formulir klaim) yang telah diisi oleh Dokter yang memeriksa;

c. Fotokopi identitas dan dokumen pendukung hubungan antara Pemegang Polis, Tertanggung dan/atau Penerima Manfaat yang masih berlaku;

d. Fotokopi halaman depan buku tabungan yang mencantumkan nomor rekening Penerima Manfaat;

3. Dokumen-dokumen lainnya sehubungan dengan pengajuan klaim (jika dibutuhkan oleh Penanggung).

4. Setiap biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan dan menyerahkan dokumen klaim ditanggung oleh Pemegang Polis (termasuk biaya penerjemah apabila dokumen bukan dalam bahasa Indonesia).

5. Setelah bukti klaim yang lengkap dan benar diterima, serta klaim telah disetujui oleh Penanggung maka Penanggung akan memberikan pelayanan Manfaat Asuransi sesuai ketentuan Polis selambat-lambatnya 24 (dua puluh empat) jam sejak klaim disetujui oleh Penanggung. Uang sisa biaya pemakaman akan dikirimkan dalam bentuk transfer selambat-lambatnya 45 (empat puluh lima) hari setelah proses kelengkapan dokumen selesai ke rekening Penerima Manfaat sesuai ketentuan Penanggung.

6. Apabila klaim Manfaat Meninggal Dunia telah ditolak oleh Penanggung dan kemudian terdapat perbaikan/ralat/penarikan informasi terhadap diagnosa dan/atau keterangan lainnya yang sudah diinformasikan secara tertulis oleh Dokter yang merawat Tertanggung kepada Penanggung, maka perbaikan/ralat/penarikan informasi terhadap diagnosa dan/atau keterangan lainnya tersebut dinyatakan tidak berlaku dan Penanggung tidak mempunyai kewajiban dalam bentuk apapun untuk membayar Manfaat Asuransi.

7. Setiap kewajiban Pemegang Polis yang terutang kepada Penanggung berdasarkan Polis ini akan mengurangi Manfaat Asuransi yang akan dibayarkan.

8. Penanggung tidak berkewajiban untuk membayarkan bunga, atau ganti rugi dalam bentuk apapun atas keterlambatan pembayaran Manfaat Asuransi.

9. Dengan tidak mengesampingkan Pasal ini, dalam hal Pemegang Polis telah meninggal dunia, segala hak dan kewajiban yang dimiliki oleh Pemegang Polis secara otomatis akan beralih menjadi hak dan kewajiban Penerima Manfaat, termasuk namun tidak terbatas atas kewajiban untuk memenuhi tanggung jawab dalam pengajuan klaim sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, 2 dan 3 Pasal ini dan hak untuk menerima pembayaran manfaat Asuransi sebagaimana dimaksud dalam ayat 5 Pasal ini sepanjang telah sesuai dengan ketentuan Penanggung.

PASAL 14 : PERPANJANGAN

Pada setiap akhir Masa Pertanggungan, Polis akan diperpanjang secara otomatis dengan Masa Pertanggungan yang sama sebagaimana yang tercantum dalam Ringkasan Polis. Dengan tetap mengacu ayat 1 Pasal ini, besarnya Premi pada periode Masa Pertanggungan berikutnya akan disesuaikan dengan Usia Tertanggung pada saat perpanjangan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis dan tidak diperlukan seleksi ulang atas diri Tertanggung.

Menyimpang dari ketentuan ayat 1 Pasal ini, Penanggung berhak untuk tidak memperpanjang Masa Pertanggungan dengan pemberitahuan sebelumnya secara tertulis selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja kepada Pemegang Polis dengan tetap mengacu pada Ketentuan Polis Asuransi ini.

PASAL 15 : PENGECUALIAN

1. Penanggung tidak akan membayar klaim atas Manfaat Asuransi jika Tertanggung meninggal dunia disebabkan secara langsung atau tidak langsung, keseluruhan atau sebagian akibat dari salah satu atau lebih dari kondisi yang disebabkan oleh:

a. Adanya suatu tindakan melanggar hukum atau tindakan kejahatan atau percobaan melakukan tindakan kejahatan yang secara langsung atau tidak langsung dilakukan oleh Pemegang Polis, Tertanggung dan/atau Penerima Manfaat dalam Polis ini untuk mendapatkan Manfaat Asuransi;

b. Bunuh diri atau percobaan bunuh diri baik dalam keadaan sadar maupun tidak dalam waktu 2 (dua) tahun terhitung sejak Tanggal Berlakunya Polis atau Tanggal Pemulihan Polis (mana yang terjadi paling akhir).

c. Kecelakaan yang menyebabkan kematian tertanggung disebabkan atau dikarenakan penggunaan alkohol, atau penyalahgunaan obat-obatan yang dikonsumsi tertanggung.

Ketentuan-ketentuan tersebut diatas berlaku, kecuali dinyatakan lain oleh Penanggung secara tertulis.

PASAL 16 : BERAKHIRNYA PERTANGGUNGAN

Pertanggungan atas Tertanggung akan berakhir dalam hal terjadi salah satu dari kondisi sebagai berikut, atau yang mana terjadi lebih dahulu:

a. Tertanggung meninggal dunia dan proses klaim telah proses;

b. Polis batal (lapse) sebagaimana dimaksud pada Pasal 8 Ketentuan Polis Asuransi ini;

c. Disetujuinya permohonan pengakhiran Polis ini yang diajukan secara tertulis oleh Pemegang Polis atau melalui metode lainnya yang tersedia dan ditentukan oleh Penanggung;
Pengakhiran Asuransi ini tidak memerlukan adanya suatu keputusan pengadilan/hakim dan oleh karenanya baik Penanggung maupun Pemegang Polis dengan ini setuju untuk mengesampingkan dan melepaskan keberlakuan dari Pasal 1266 KUHPerdata.

Apabila Asuransi ini berakhir/batal oleh sebab apapun maka biaya yang telah dibayarkan oleh Pemegang Polis kepada Penanggung tidak dapat dikembalikan.

PASAL 17 : KEADAAN KHUSUS

1. Apabila timbul perang baik dinyatakan ataupun tidak dan Republik Indonesia terlibat di dalamnya, atau Republik Indonesia untuk seluruhnya atau sebagian dinyatakan dalam keadaan bahaya, atau dalam keadaan darurat perang, maka pembayaran Manfaat Asuransi akan dikenakan potongan sementara oleh Penanggung yang besarnya ditetapkan kemudian oleh Penanggung. Selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) tahun setelah berakhirnya perang, keadaan bahaya atau keadaan darurat perang, Penanggung berkewajiban menetapkan besarnya potongan yang semestinya dikenakan sesuai dengan meningkatnya angka meninggal dunia dan berubahnya keadaan moneter sebagai akibat dari adanya perang, keadaan bahaya atau keadaan darurat perang.

2. Dalam hal terjadinya keadaan khusus sebagaimana dimaksud diatas, ketentuan lain dalam Polis yang bertentangan dengan Keadaan Khusus ini akan dikesampingkan.

PASAL 18 : PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1. Polis ini tunduk dan ditafsirkan menurut hukum yang berlaku di wilayah negara Republik Indonesia.

2. Semua perselisihan dan/atau pengaduan yang timbul di antara Penanggung, Pemegang Polis, Tertanggung atau Penerima Manfaat sehubungan dengan pelaksanaan Polis ini, atau pelanggaran dari Polis ini akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

Apabila perselisihan dan/atau pengaduan dimaksud tidak dapat diselesaikan dalam waktu 40 (empat puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya pengaduan dimaksud, maka Penanggung, Pemegang Polis, Tertanggung atau Penerima Manfaat dapat memilih untuk menyelesaikannya melalui Pengadilan di Negara Republik Indonesia atau BMAI (Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia), atau lembaga alternatif penyelesaian sengketa lainnya yang termuat dalam Daftar Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan disetujui oleh pihak-pihak yang bersengketa dalam Polis ini sebagaimana diatur dalam Peraturan dan Perundang – Undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

PASAL 19 : KEADAAN DI LUAR KEMAMPUAN(FORCE MAJEURE)

1. Penanggung mempunyai hak untuk menunda semua aktivitas terkait dengan Polis ini dalam hal terjadi keadaan Force Majeure.

2. Dalam hal terjadi keadaan Force Majeure, Penanggung akan memberitahu Pemegang Polis atas timbulnya keadaan Force Majeure ini dan karenanya Penanggung tidak dapat dikatakan telah melakukan cedera janji/wanprestasi atas ketidakmampuannya didalam melaksanakan kewajibannya.

PASAL 20 : PENGUNGKAPAN INFORMASI

Penanggung berhak untuk menggunakan atau meneruskan informasi atau data mengenai Pemegang Polis dan/atau Tertanggung dan Polis yang tersedia, diperoleh atau disimpan oleh Penanggung, kepada pihak-pihak lain sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku di Indonesia atau pihak-pihak lain yang memiliki kerjasama dengan Penanggung, termasuk tapi tidak terbatas pada perusahaan reasuransi, asuransi, lembaga pemerintah, bank atau badan hukum lain baik di dalam maupun luar negeri yang memiliki hubungan kerjasama dengan Penanggung dalam rangka pembayaran klaim, pengalihan risiko pertanggungan, pelayanan nasabah, maupun penawaran produk lain.

PASAL 21 : PERPAJAKAN

Pajak atas pembayaran setiap jumlah berdasarkan Ketentuan Polis Asuransi tunduk kepada ketentuan perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

PASAL 22 : KETENTUAN LAIN

Ketentuan berikut berlaku kecuali dipersyaratkan lain:

1. Keseluruhan Polis
Kecuali disepakati sebaliknya oleh Penanggung dan Pemegang Polis, syarat dan ketentuan yang terdapat pada Ketentuan Polis Asuransi ini mengakibatkan keseluruhan pengajuan asuransi, negosiasi, komitmen, dan kesepakatan terdahulu antara Penanggung, Pemegang Polis, Penerima Manfaat dan Tertanggung yang telah dibuat terdahulu dinyatakan tidak berlaku.

2. Keterpisahan
Dalam hal ada satu atau lebih dari Ketentuan Polis Asuransi ini yang menjadi tidak sah, batal, dilarang atau tidak dapat dilaksanakan dalam suatu wilayah hukum, maka ketentuan yang menjadi tidak sah, batal, dilarang atau tidak dapat dilaksanakan tersebut menjadi tidak berlaku tanpa membatalkan ketentuan-ketentuan lainnya yang tertuang dalam Ketentuan Polis Asuransi ini.

3. Tanggung Jawab
Ketentuan Polis Asuransi ini tidak mewajibkan Penanggung atau pegawainya, direksi, dewan komisaris dan pihak yang dikontrak lainnya untuk bertanggung jawab terhadap setiap pengeluaran, klaim, kerugian, kerusakan dan tanggung jawab atau diikutsertakan sebagai pihak dalam rangka tindakan Pemegang Polis dengan pihak ketiga.

4. Perubahan Polis ini tidak dapat diubah kecuali berdasarkan perjanjian tertulis antara Penanggung dan Pemegang Polis. Setiap perubahan hanya akan berlaku efektif setelah disetujui oleh para pihak. Perubahan akan diterbitkan dalam bentuk Endosemen/Lampiran yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Polis ini.

DAFTAR SEKARANG

Covid 19 (Virus Corona)
Kamboja terus mengawasi perkembangan seputar virus Covid 19. Dikarenakan aturan pemerintah pusat dan daerah, penanganan pemakaman saat ini dapat berbeda dari pada situasi normal.
Anda dapat mendapatkan informasi lebih lanjut tentang situasi terkait melalui funeral manager anda atau customer support kami disini.

Perlu bantuan? Chat disini!