
Ketika seseorang meninggal jauh dari kampung halaman, keluarga biasanya ingin jenazah dipulangkan agar dapat dimakamkan di tempat yang layak dan dekat dengan orang-orang tercinta. Namun proses pengiriman jenazah jarak jauh memiliki tantangan besar yaitu menjaga kondisi jenazah tetap aman, layak, dan terhormat sampai tiba di tujuan.
Di sinilah pentingnya cara mengawetkan jenazah dengan formalin oleh tim profesional. Tanpa penanganan ini, risiko terjadinya perubahan kondisi tubuh sangat tinggi, terutama jika perjalanan memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap dan mudah dimengerti mengenai apa itu pemulasaran, kenapa formalin sangat penting, berapa standar kadar yang biasa digunakan, serta apa saja prosedur yang dilakukan.
Pemulasaran adalah seluruh rangkaian proses merawat jenazah setelah seseorang meninggal. Proses ini dilakukan untuk:
Pemulasaran berbeda-beda tergantung agama dan tradisi, tetapi untuk pengiriman jarak jauh, pemulasaran medis biasanya ditambahkan demi keamanan dan standar transportasi.
Formalin adalah larutan yang mengandung formaldehida, biasa digunakan dalam dunia medis untuk mengawetkan jaringan tubuh. Ketika jenazah harus dikirim jauh, proses pembusukan alami tetap berjalan. Bahkan bisa lebih cepat karena faktor suhu, kelembapan, dan durasi perjalanan.
Tanpa penggunaan formalin mayat atau proses pembalseman, akan beresiko:
Jadi, penggunaan formalin bukan sekadar prosedur tambahan, tetapi syarat mutlak agar jenazah tetap aman, terhormat, dan layak dibawa dengan perjalanan panjang.
Dalam dunia jasa pemakaman, terdapat standar umum terkait kadar formalin yang digunakan untuk pembalseman atau pengawetan jenazah:
Ini adalah kadar paling umum yang digunakan dalam larutan injeksi utama (arterial fluid). Kadar ini cukup untuk menghentikan aktivitas bakteri dan memperlambat pembusukan selama beberapa hari hingga minggu.
Bagian tubuh yang rentan, misalnya rongga perut, rongga dada, atau area luka terbuka, membutuhkan larutan formalin yang lebih pekat untuk memastikan pengawetan maksimal.
Selain formalin, larutan pembalseman biasanya juga mengandung:
Banyak maskapai internasional mensyaratkan jenazah yang akan dikirim harus:
Dengan standar ini, formalin tidak boleh dipakai sembarangan dan hanya boleh dilakukan oleh tenaga profesional yang sudah terlatih.
Berikut adalah langkah-langkah cara mengawetkan jenazah dengan formalin oleh pihak profesional:
Pada tahap awal ini, tim profesional akan memeriksa kondisi jenazah secara menyeluruh untuk menentukan metode pembalseman yang paling aman dan efektif.
Mereka mengecek kapan waktu meninggal, kondisi jaringan tubuh apakah masih normal atau sudah mulai membusuk, apakah ada penyakit tertentu yang membutuhkan perlakuan khusus, serta apakah terdapat luka atau bagian tubuh yang membutuhkan tambahan formalin.
Setelah pemeriksaan, jenazah akan dimandikan menggunakan sabun antiseptik. Langkah ini bertujuan menghilangkan bakteri di permukaan kulit, membersihkan kotoran atau cairan tubuh, serta menjaga kehormatan jenazah sebelum masuk ke proses medis yang lebih teknis
Tahap ini adalah bagian dasar dari pemulasaran dan menjadi fondasi penting sebelum pembalseman dilakukan.
Selanjutnya, tim akan merapikan bagian wajah dan tubuh agar terlihat lebih alami dan terhormat ketika keluarga melihat jenazah. Mata biasanya ditutup menggunakan kapas atau alat khusus bernama eye cap, sedangkan mulut dirapikan lalu ditutup menggunakan lem mortuary atau jahitan halus.
Tangan dan kaki juga diatur agar berada pada posisi yang rapi. Tahap ini sangat penting, terutama jika jenazah akan disemayamkan lebih dulu sebelum dikirim.
Tahap ini adalah inti dari seluruh proses, karena pembalseman bertujuan membuat jenazah bertahan lebih lama dan menghambat pembusukan.
Pada proses ini, cairan formalin 10% dialirkan melalui arteri besar—biasanya di leher atau di pangkal paha. Cairan tubuh lama kemudian keluar melalui vena sehingga jaringan tubuh dapat menyerap cairan pengawet dengan baik.
Proses ini biasanya berlangsung 1–2 jam dan berfungsi menstabilkan jaringan tubuh dari dalam.
Setelah bagian luar selesai, tim akan melakukan pengawetan pada rongga tubuh seperti dada dan perut. Organ-organ di dalam rongga ini membusuk lebih cepat sehingga perlu penanganan khusus.
Umumnya pada fase ini menggunakan alat bernama trocar, cairan dan gas dalam tubuh disedot, kemudian dimasukkan larutan formalin yang lebih pekat, yaitu 20–30%. Tahap ini memastikan bagian dalam tubuh juga diawetkan secara maksimal.
Ketika semua tahap pembalseman selesai, tim akan menjahit kembali area yang dibuka sebelumnya agar tubuh terlihat rapi. Kulit diberikan lotion agar tidak tampak terlalu kering, dan bila diperlukan, dilakukan make-up ringan untuk membuat jenazah tampil lebih alami dan layak dilihat keluarga.
Tahap ini sangat penting terutama sebelum pengiriman jarak jauh atau sebelum proses pelepasan di rumah duka.
Setelah jenazah selesai dirapikan, tubuh kemudian dibungkus dengan beberapa lapisan untuk menjaga kebersihan dan keamanan selama perjalanan. Pembungkus bisa berupa kain kafan sesuai kepercayaan, plastik anti bocor, serta bahan penyerap untuk mengantisipasi kemungkinan keluarnya cairan tubuh.
Untuk pengiriman jarak jauh, jenazah akan ditempatkan ke dalam peti khusus seperti peti kayu, peti zinc, atau peti rangkap dua, terutama jika mengikuti standar maskapai penerbangan.
Peti ini harus benar-benar kedap udara, kuat menahan tekanan, tidak mudah bocor, dan bisa ditutup rapat. Setelah peti tertutup, petugas akan menyegel dan menambahkan dokumen penting seperti surat kematian, surat pembalseman, izin pengiriman jenazah, hingga dokumen kesehatan sesuai regulasi negara atau daerah tujuan.
Pada tahap akhir, jenazah dipindahkan dengan hati-hati menggunakan mobil jenazah atau kendaraan khusus menuju bandara atau tempat pengiriman. Selama perjalanan, jenazah ditaruh dalam kondisi bersuhu rendah dan dipastikan tidak ada kebocoran atau gangguan.
Petugas yang menangani menggunakan APD lengkap demi keamanan. Sesampainya di tujuan, jenazah akan diserahkan kepada keluarga melalui proses verifikasi yang ketat untuk memastikan semuanya sesuai identitas dan dokumen yang ada.
Setelah itu, pihak keluarga bisa langsung mengurus jenazah dengan pihak jasa pemakaman untuk proses pemakaman.
Penting untuk diingat bahwa proses pemulasaran dan pembalseman memang membutuhkan ketelitian, pengalaman, serta standar medis yang tinggi. Itulah sebabnya keluarga sering kali merasa kewalahan jika harus mengurus semuanya sendiri.
Kamboja hadir sebagai solusi lengkap melalui jasa cargo jenazah dan jasa pengurusan jenazah yang profesional, sehingga keluarga tidak perlu repot mengurus dokumen, penanganan medis jenazah, hingga proses pengiriman jarak jauh.
Semua ditangani oleh tim berpengalaman yang memastikan jenazah tiba dengan aman, layak, dan terhormat di tempat tujuan. Untuk konsultasi atau bantuan segera, silakan hubungi Customer Service Kamboja melalui WhatsApp di +6282277131415 atau +6281513532488.