Seiring berkembangnya zaman, pengiriman jenazah tidak hanya dilakukan jalur darat dan laut, melainkan juga bisa dilakukan melalui jalur udara. Biasanya bagi jenazah yang ada di luar kota ataupun luar negeri dan ingin dikebumikan di tempat asal (kampung halaman).

Pemanfaatan layanan cargo pesawat untuk mengirim jenazah tidak hanya bisa digunakan oleh pihak rumah sakit saja, melainkan juga masyarakat umum. Meskipun layanan pengiriman jenazah di Indonesia masih sangat terbatas, Anda tetap harus selektif dalam memilih layanan tersebut.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui persyaratan menggunakan jasa ini.

Pengiriman Jenazah via Pesawat di Indonesia

Layaknya kebanyakan jasa pada umumnya, banyak calo yang menawarkan kemudahan dalam mengirimkan jenazah via pesawat kepada calon penggunanya.

Meski Anda bisa menggunakan jasa para calo, namun sebenarnya Anda juga tidak terlalu perlu menggunakan ‘jasa’ tersebut. Pasalnya, PT. Angkasa Pura Logistik sudah membuka layanan satu atap. Artinya, para keluarga korban dapat mengurus penerbangan jenazah dalam satu tempat yang sama.

Gateway Human Remain adalah salah satu anak perusahaan kepunyaan Angkasa Pura. Anak perusahaan tidak hanya menangani pengiriman jenazah via pesawat dalam lingkup lokal, tetapi juga interlokal alias internasional.

Di Gateway Human Remain ini juga mencakup Human Remain Lounge, yakni tempat di mana jenazah dikumpulkan sebelum mengalami proses pemulangan. Semua proses ini pihak Gateway tangani secara tertata dan penuh keamanan, apalagi mengingat ini urusannya adalah tubuh manusia yang sangat sensitif.

Cara Menggunakan Jasa Pemulangan Jenazah via Pesawat

Karena sudah berada dalam satu perusahaan yang pasti, yakni Gateway Human Remain, Anda tidak perlu pusing dalam mengurus pemulangan jenazah. Karena satu kantor dengan bandara Angkasa Pura, maka Anda bisa menemukan divisi Human Remain Services yang terdapat di tiap bandara.

Namun jika Anda belum sempat untuk ke bandara terdekat, maka Anda bisa mendaftarkan pengiriman jenazah secara daring atau online.

Meski begitu, jika Anda memutuskan untuk langsung datang ke salah satu bandara PT. Angkasa Pura yang kebetulan memiliki Human Remain Services, Anda akan mengisi beberapa dokumen penting seperti keterangan kedukaan dan yang lainnya.

Meski sudah diurus PT. Angkasa Pura, namun Anda juga dapat memilih beberapa agen pengiriman jenazah via pesawat lain. Biasanya, orang mempercayakan urusan tersebut kepada Gateway Human Remains.

Namun, Anda juga bisa memilih jasa cargo jenazah lain yang sudah jelas kredibilitasnya. Anda bisa pertimbangkan kualitas agen tersebut dengan melihat testimoni, rating di Google Map, hingga review dari pengguna terdahulu di media sosial (jika ada).

Salah satu jasa cargo jenazah terbaik yang bisa membantu Anda yaitu dari Kamboja, Kamboja melayani pengurusan pemakaman secara lengkap dan terpercaya dalam setiap kedukaan. Kamboja juga hadir sebagai Proteksi Pemakaman pertama di Indonesia.

Untuk cargo jenazah ini, Kamboja hanya menyediakan pengiriman jenazah dari daerah Jabodetabek (Jakarta) ke daerah lain, dan untuk pengiriman jenazah dari luar negeri bisa dikirim ke seluruh Indonesia. Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai hal ini, Anda bisa menghubungi kontak Kamboja terlebih dahulu.

Jenis-jenis Kargo Pengiriman Jenazah Menggunakan Pesawat

Untuk masalah jenis kargo, Anda dapat memilih dua jenis, yakni uncremated in coffin atau cremated in coffin. Seperti namanya, uncremated in coffin berarti jenazah masih berbentuk utuh alias jasad. Sedangkan, cremated in coffin berarti jenazah yang datang sudah mengalami proses kremasi.

Jika kerabat Anda merupakan seorang umat muslim atau nasrani maka sudah pasti memilih uncremated in coffin, sedangkan cremated in coffin disarankan untuk yang menganut kepercayaan lainnya.

Syarat Pengiriman Jenazah via Pesawat

Langkah selanjutnya adalah Anda harus memahami berbagai macam persyaratan yang pihak Human Remain Services wajibkan kepada masing-masing penggunaan jasa.

Berikut adalah beberapa dokumen yang harus Anda siapkan untuk memastikan kelangsungan proses pengiriman jenazah.

  • Surat kedukaan dari pihak rumah sakit dan pihak kepolisian.
  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dari kepemilikan jenazah dan pendamping jenazah. Jika pendamping tidak ada, maka pengaju wajib untuk menyertakan nomor telepon penerima jenazah.
  • Surat keterangan dari pihak rumah sakit bahwa jenazah sudah mengalami proses formalin.
  • Karena pengiriman jenazah via pesawat, maka nomor AWB (airway bill) juga perlu menjadi syarat. Nomor ini berguna ketika sang penerima jenazah mengambil jenazah di bandara tujuan.
  • Peti jenazah yang sesuai dengan standar. Pihak rumah sakit biasanya sudah menyediakan hal ini.
  • Surat keterangan sebab kedukaan dari pihak rumah sakit.
  • Surat keterangan bahwa jenazah tidak terjangkit atau memiliki penyakit menular.
  • Jaminan berbentuk surat penjemputan ketika jenazah sudah sampai ke bandara tujuan.
  • Dokumen izin membawa jenazah dari pihak RW/RT setempat.
  • Surat izin membawa keluar jenazah dari bandar udara.
  • Surat izin dari duta negara jenazah yang bersangkutan

Dokumen-dokumen ini tidak untuk semua kargo. Namun ada baiknya Anda bisa bersiap-siap jika nantinya pihak pengiriman jenazah via pesawat meminta persyaratan yang lebih.

Sudah Paham Cara Pengiriman Jenazah Via Pesawat?

Itulah beberapa penjelasan mengenai pengiriman jenazah via pesawat. Bagi Anda yang membutuhkan informasi mengenai hal ini, penting untuk memperhatikan dokumen yang dibutuhkan agar proses pengiriman jenazah bisa berjalan dengan baik.

Artikel Lainnya

Waruga: Tradisi Pemakaman Unik dari Suku Minahasa

permalink

Tujuan Memberikan Karangan Bunga Duka Cita, Ada Makna Spiritualnya!

permalink

Segala kebutuhan mereka
di saat kita telah tiada

Proses pemakaman merupakan sebuah beban yang kadang tidak terpikirkan. Dapatkan kemudahan bersama kami.
Proteksi Pemakaman Jasa Pemakaman