Setiap upacara pemakaman pasti ada yang namanya serangkaian prosesi, begitu juga dengan pemakaman agama Kristen. Dalam susunan ibadah pemakaman Kristen terdapat sebuah prosesi yang dinamakan dengan Ibadah Penghiburan.

Keluarga mendiang yang ditinggalkan pasti sangat merasakan duka, terlebih adanya rasa cinta dan sayang kepada mendiang. Oleh sebab itu, dalam pemakaman Kristen akan dilakukan penghiburan sebagai bentuk dukungan emosional kepada keluarga dan kerabat agar lebih ikhlas merelakan.

Apa Itu Ibadah Penghiburan?

Sebelum masuk ke pembahasan susunan acara dalam Ibadah Penghiburan, terlebih dahulu kita kenali apa itu Ibadah Penghiburan. Yang disebut dengan Ibadah Penghiburan adalah tata cara pemakaman dalam agama Kristen yang dilakukan untuk menghibur keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Ibadah Penghiburan dapat dilakukan dalam bentuk puji-pujian kepada Tuhan, mendengarkan khotbah, serta memberikan penghiburan tersendiri agar keluarga bisa lebih tabah dan ikhlas dalam melepas kepergian mendiang.

Karena prosesi ini sangat penting, maka Ibadah Penghiburan ini tidak boleh dilewatkan. Beberapa ayat yang banyak digunakan dalam ibadah penghiburan di antaranya adalah Votum dan Pelayanan Firman. Anda yang rajin membaca Alkitab pasti tidak akan asing dengan hal ini.

Setidaknya ada 3 pokok yang mendasari pentingnya Ibadah Penghiburan bagi umat Kristiani. Selain itu, 3 pokok tersebut juga bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat jika Anda bisa menghayatinya dengan baik. 3 pokok tersebut adalah:

  1. Sebagai Bentuk Empati dan Simpati

Melalui Ibadah Penghiburan kita dapat berkesempatan untuk bisa saling menopang, saling menguatkan, serta saling menanggung beban kesusahan yang diderita sesama umat Kristen. Dengan begitu, keluarga yang ditinggalkan tidak akan merasa sendiri, karena masih ada orang yang peduli.

Ditinggalkan selamanya memang sangat menggores jiwa, sehingga hati menjadi rapuh. Oleh sebab itu, susunan ibadah pemakaman Kristen sebagai bentuk menghibur dapat menguatkan dan meyakinkan keluarga mendiang bahwa orang yang telah pergi sudah berbahagia karena bertemu Tuhan di surga.

  1. Untuk Mengenang Kebaikan

Manusia tidaklah sempurna, ada kurang dan ada kelebihan yang pasti dimiliki setiap orang. Oleh sebab itu, melalui Ibadah Penghiburan ini umat Kristen bisa berkesempatan untuk mengenang apa saja perbuatan baik dan perilaku positif yang pernah dilakukan oleh orang yang sudah meninggal.

Dengan begitu, menghadiri pemakaman menjadi ladang pelajaran untuk bisa hidup lebih baik dan terus mengerjakan kebaikan sebelum akhirnya kembali ke sisi Tuhan.

Pelayat juga dapat mengenang kebaikan orang yang sudah meninggal, jadi bisa memperoleh inspirasi untuk bisa berbuat baik seperti yang telah dilakukannya. Diharapkan juga untuk para pelayat agar dapat memaafkan kesalahan mendiang dan hanya mengingat kebaikannya saja.

  1. Sebagai Bahan Renungan

Tidak hanya untuk keluarga, acara Ibadah Penghiburan ini juga akan memberikan manfaat bagi para pelayat. Salah satu manfaat tersebut adalah memperoleh gambaran yang dapat direnungkan bahwa manusia tidak punya daya dan kuasa di hadapan Tuhan.

Manusia begitu sangat terbatas, sedangkan kuasa Tuhan tanpa batas. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bahwa manusia bisa bersikap sombong, sebab semuanya bisa jadi hilang jika Tuhan sudah menunjukkan kuasa-Nya.

Kelebihan yang manusia miliki semata hanya karunia Tuhan dan hanya sebagian kecil dari bentuk kasih sayang-Nya kepada umat manusia.

Dalam susunan acara pemakaman Kristen, Ibadah Penghiburan akan dilaksanakan setelah prosesi memasukkan jenazah ke dalam peti dan sebelum peti ditutup untuk kemudian diantar ke tempat peristirahatan terakhir.

Susunan Ibadah Pemakaman Kristen untuk Penghiburan

Secara singkat, susunan acara untuk Ibadah Penghiburan terdiri dari:

  • Persiapan
  • Ibadah, yang terdiri dari:
      1. Nyanyian pembuka, yaitu “Mampirlah Dengar Doaku” (KJ. 26:1+4)
      2. Doa pembuka
      3. Mazmur Pujian (Mazmur 90)
      4. Nyanyian pujian, yaitu “Kekuatan serta Penghiburan” (KJ. 332:1+2)
      5. Pelayanan Firman Tuhan, yaitu berupa doa dan renungan
      6. Nyanyian pujian, yaitu “Ingat akan Nama Yesus” (KJ. 334:1+2)
      7. Doa Pengutusan dan Berkat
      8. Nyanyian rohani, yaitu “Di Jalanku Kudiiring” (KJ. 408:1+3)
      9. Doa Penutup Ibadah
  • Salam Penghiburan untuk keluarga duka

Secara detailnya dapat dibaca di bawah ini.

  1. Persiapan

Susunan acara yang pertama adalah persiapan. Acara ini akan diawali dengan kata sambutan Ibadah Penghiburan. Umumnya kata sambutan tersebut sudah ada di dalam Alkitab, sehingga dapat langsung dibacakan serta ditambahkan dengan beberapa kata tambahan yang ingin disampaikan.

Acara akan dilanjutkan dengan pemilihan lagu untuk ibadah. Pemilihan lagu ini harus tepat, setidaknya akan ada 6 – 7 lagu yang dinyanyikan. Acara ini akan dipandu oleh MC ibadah Minggu maupun MC ibadah pada umumnya.

  1. Ibadah

Selain memimpin jalannya acara, MC di sini juga berperan sebagai pembaca doa dan pemimpin lagu. Sebelumnya, jenazah akan dimasukkan ke dalam peti terlebih dahulu dan pelayat yang hadir dapat melihat jenazah untuk terakhir kalinya.

Setelah acara tersebut selesai, barulah acara Ibadah Penghiburan dapat dilaksanakan. Pertama adalah penyampaian kata sambutan dan beberapa pesan penting yang perlu disampaikan, dari pihak keluarga yang ditinggalkan sampai pendeta atau pastor.

Tujuan dari ibadah ini adalah untuk menguatkan dan meyakinkan diri dalam memaknai sebuah kematian. Pelayat yang datang diharapkan dapat memberikan doa untuk orang yang meninggal serta memberikan kata motivasi untuk keluarga yang ditinggalkan.

Acara ini juga sebagai bentuk penguatan kepada keluarga mendiang agar dapat menjalani semua ini serta tidak berlarut-larut atau terlalu lama tenggelam dalam kesedihan karena kematian. Di beberapa tempat mungkin acara Ibadah Penghiburan sedikit berbeda.

  1. Lagu Rohani

Seperti yang disinggung sebelumnya, dalam acara Ibadah Penghiburan akan adanya nyanyian lagu rohani yang dilakukan oleh MC selaku pembawa acara. Ia juga akan memberikan doa dan memimpin lagu tersebut.

Adapun pemilihan lagu rohani akan disesuaikan dengan kondisi dan keadaan agar lebih tepat saat dibawakan sebagai bentuk penghiburan.

  1. Salam Penghiburan

Pengucapan nama almarhum atau keluarga duka sangat penting dilakukan dalam susunan ibadah pemakaman Kristen. Pengucapan nama ini jangan sampai salah dilakukan, karena acara ini juga sebagai bentuk doa kepada orang yang sudah meninggal dan juga keluarga yang ditinggalkan.

Beberapa kelompok umat Kristen ada yang membaca doa ini selama beberapa hari sebelum jenazah dimakamkan. Tidak sedikit juga yang melakukan salam penghiburan setelah jenazah selesai dikebumikan.

Selain mengucapkannya pada saat Ibadah Penghiburan, salam penghiburan ini juga bisa Anda sampaikan melalui kartu ucapan sebagai bentuk ungkapan belasungkawa. Hal ini karena biasanya salam ini bisa dengan mudah dijumpai di Alkitab.

Acara Ibadah penghiburan ini sangat penting karena keluarga yang ditinggalkan oleh orang yang meninggal pasti akan berduka dan bersedih hati. Oleh sebab itu, Anda perlu memberikan dukungan dan semangat pada mereka agar bisa ikhlas dan tidak larut dalam kesedihan.

Dengan memahami susunan ibadah pemakaman Kristen di atas, Anda akan lebih mudah saat hendak hadir dalam pemakaman umat Kristen. Sampaikan rasa simpati dan belasungkawa Anda kepada keluarga mendiang agar mereka bisa menjalani hidup dengan tabah.

Artikel Lainnya

Mengenal Hukum Waris yang Berlaku di Indonesia

7 Tempat Pemakaman Termahal Di Indonesia, Elit dan Bertaraf Internasional

Segala kebutuhan mereka
di saat kita telah tiada

Proses pemakaman merupakan sebuah beban yang kadang tidak terpikirkan. Dapatkan kemudahan bersama kami.
Proteksi Pemakaman Jasa Pemakaman