Bagi seorang muslim, tata cara mengkafani jenazah merupakan hal yang perlu dipahami. Hal ini sendiri termasuk ke dalam proses pengurusan jenazah yang disunnahkan untuk disegerakan.

Proses pengurusan jenazah sendiri terdiri dari memandikan, mengkafani, menshalatkan, lalu terakhir menguburkan. Hukum dari proses pengurusan jenazah sendiri adalah fardhu kifayah.

Hukum Mengkafani Jenazah

Sebelum masuk ke tata cara mengkafani jenazah, hal yang perlu diketahui juga yaitu bagaimana hukum mengkafani jenazah itu sendiri. Dalam Islam, mengkafani jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah bagi umat muslim yang masih hidup.

Karena fardhu kifayah, maka kewajiban ini bersifat kolektif. Artinya, jika dalam suatu daerah ada beberapa orang yang melakukannya, maka kewajiban tersebut dianggap sudah terpenuhi. Namun, jika dalam wilayah tersebut tidak ada orang yang melakukan, maka mereka semua dianggap berdosa.

Seperti Apa Tata Cara Mengkafani Jenazah?

Dalam prosesnya, mengkafani jenazah sebaiknya dilakukan oleh ahli waris dari yang meninggal. Namun, bila ahli waris tersebut tidak bisa ataupun berhalangan, maka hal tersebut bisa dilakukan oleh orang lain. Inilah mengapa tata cara mengkafani jenazah perlu diketahui oleh banyak orang.

Proses mengkafani untuk jenazah laki-laki dan perempuan juga tidak sama. Berikut adalah proses dan tata cara mengkafani jenazah, baik untuk laki-laki dan perempuan:

1. Tata Cara Mengkafani Jenazah Laki-Laki

Untuk mengkafani jenazah laki-laki, maka perlu disiapkan tiga lembar kain putih. Masing-masing kain tersebut memiliki panjang yang sesuai dengan ukuran badan jenazah dan juga lebar yang sekiranya bisa menutupi seluruh tubuh jenazah. Berikut adalah tata cara mengkafani jenazah untuk laki-laki:

  • Langkah pertama adalah gelar sehelai tikar, lalu siapkan 5 utas tali, 3 tali panjang dan 2 tali pendek. 3 tali panjang digunakan untuk siku, pinggang, dan lutut. Sementara 2 tali pendek untuk mengikat ujung kepala dan juga ujung kaki.
  • Selanjutnya, gelar kain ke-1 sebagai kain pembungkus seluruh tubuh di atas kelima utas tali tadi. Nantinya, setelah jenazah diletakan di atasnya, maka kain tersebut berada di bagian kanan jenazah.
  • Gelar kain ke-2, yaitu kain untuk membungkus seluruh tubuh di sebelah kain ke-1 selebar punggung jenazah dan tumpangkan di atas tepi kain pertama. Nantinya, ketika jenazah diletakan di atasnya, maka kain tersebut berada di bagian kiri badan jenazah.
  • Langkah selanjutnya adalah gelar kain ke-3 di atas kedua lembar kain yang sebelumnya, lalu letakan pada bagian pinggang sampai kaki jenazah.
  • Letakkan kapas, wewangian lain, dan serbuk kayu cendana di permukaan susunan kain tersebut.
  • Tata cara mengkafani jenazah selanjutnya adalah angkat jenazah dan letakan di atas kain kafan yang telah Anda siapkan.
  • Tutuplah bagian dahi, hidung, dua telapak tangan, lutut, jari-jari kaki jenazah dengan kapas. Tutup juga bagian lubang dubur, lubang hidung, dan juga kedua telinga.
  • Mulailah membungkus jenazah, awali dengan kain yang ke-3, lalu selanjutnya kain ke-2 dan kain ke-1 secara berurutan.
  • Selanjutnya ikat bagian siku, pinggang, lutut, kaki, dan atas kepalanya dengan tali yang telah Anda siapkan.
  • Untuk tali pada bagian atas kepala, sebaiknya diikat ketika jenazah akan diberangkatkan ke pemakaman.

2. Tata Cara Mengkafani Jenazah untuk Perempuan

Bagi jenazah perempuan, maka kain kafan yang Anda butuhkan adalah lima lembar. Berikut adalah tata cara untuk mengkafani, jika jenazahnya adalah perempuan:

  • Proses pertama adalah gelar sehelai tikar, lalu letakan 5 utas tali, 3 tali panjang dan 2 tali pendek. Tali panjang untuk siku, pinggang, dan juga lutut. Sementara 2 tali pendek untuk mengikat ujung kepala dan juga ujung kaki.
  • Selanjutnya gelar kain ke-1 untuk pembungkus seluruh tubuh, lalu gelar kain ke-2 di sebelah kain ke-1, kain ke-2 ini juga berguna untuk membungkus seluruh tubuh.
  • Langkah selanjutnya adalah buat baju kurung tanpa jahitan dengan menggunakan kain ke-3, caranya adalah:
    • Ukur panjang badan jenazah dari punggung sampai kaki, lalu ambil kain kafan 2 kali lipatnya.
    • Lipat kain tersebut hingga menjadi 2 lapisan, buatlah lubang pas di tengah lipatan kan selebar kepala.
    • Buka lipatan tersebut dan letakan di atas kain ke-1 dan ke-2.
  • Hamparkan kain ke-4 sebagai sarung, lalu taruh pada bagian pinggang hingga ke kaki jenazah.
  • Selanjutnya, buat celana dalam tanpa jahitan, lalu letakkan di atas kain ke-4.
  • Letakkan sedikit kain untuk membuat kerudung pada bagian atas kain ke-3.
  • Taruh hamparan kapas, serbuk kayu cendana, dan wewangian lain di atas susunan kain tersebut.
  • Selanjutnya, angkat jenazah dan letakan di atas kain kafan yang sudah Anda siapkan.
  • Tutuplah dahi, hidung, dua telapak tangan, lutut, dan jari-jari kaki jenazah dengan kapas. Tutup juga bagian lubang dubur, lubang hidung, dan juga kedua telinga.
  • Mulai membungkus jenazah, awali dari mengenakan celana dalam, lalu bungkus dengan sarung, lalu kenakan kerudung.
  • Selanjutnya, pasang baju kurung dengan memasukan kepala jenazah pada lubang baju kurung dan menutupkan kembali baju kurung yang telah terbuka pada bagian depannya.
  • Langkah selanjutnya adalah bungkus dengan kain ke-2, lalu selanjutnya dengan kain ke-1.
  • Selanjutnya, ikat bagian siku, pinggang, lutut, kaki, dan atas kepala dengan tali yang telah Anda siapkan sebelumnya.

Sudah Paham Tata Cara Mengkafani Jenazah?

Jadi, hukum mengkafani jenazah adalah fardhu kifayah, yang artinya bila ada satu orang telah melaksanakannya, maka telah gugur kewajiban orang lain pada daerah orang tersebut meninggal. Kemudian, tata cara mengkafaninya pun berbeda antara laki-laki dan perempuan.

Karena pada jenazah perempuan diperlukan kain kafan untuk celana dalam dan kerudung. Sementara pada jenazah laki-laki tidak.

Setelah proses mengkafani, maka proses selanjutnya untuk pengurusan jenazah adalah menshalatkan, lalu menguburkan. Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, ada beberapa pilihan pemakaman di Jakarta yang bisa membantu Anda, seperti pemakaman Jakarta Pusat maupun pemakaman Jakarta Selatan.

Saat ini sendiri, Anda bisa menggunakan jasa event organizer pemakaman, agar semua proses pengurusan jenazah bisa Anda lakukan dengan sebaik mungkin.

Artikel Lainnya

Waruga: Tradisi Pemakaman Unik dari Suku Minahasa

permalink

Tujuan Memberikan Karangan Bunga Duka Cita, Ada Makna Spiritualnya!

permalink

Segala kebutuhan mereka
di saat kita telah tiada

Proses pemakaman merupakan sebuah beban yang kadang tidak terpikirkan. Dapatkan kemudahan bersama kami.
Proteksi Pemakaman Jasa Pemakaman