Pandemi Covid-19 telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan, termasuk dalam prosesi pemakaman. Ada beberapa tips pemakaman selama Covid-19, terutama bagi jenazah yang meninggal karena virus tersebut maupun masih dalam status PDP.

Pemakaman pasien Covid-19 ini perlu diperhatikan karena tidak bisa sembarangan. Terdapat aturan dan prosedur yang harus dipatuhi. Aturan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI serta WHO. Berikut informasi selengkapnya mengenai pemakaman jenazah di masa Covid-19.

Kriteria Jenazah yang Masuk dalam Kategori Jenazah Covid-19

Terdapat cara dan tips khusus dalam menangani pemakaman jenazah yang terkena paparan virus Covid-19. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui apa saja kriteria jenazah yang digolongkan ke dalam jenazah Covid-19 ini. Berikut beberapa kriteria jenazah pasien Covid-19, yaitu:

  1. Jenazah yang dicurigai atau diduga (suspek) terpapar virus Corona dari dalam rumah sakit sebelum hasil tes swab-nya keluar.
  2. Jenazah pasien dari dalam rumah sakit yang telah dikonfirmasi sebagai pasien terpapar virus Corona maupun kasus probable.
  3. Jenazah yang berasal dari luar rumah sakit dengan riwayat atau memenuhi kriteria kasus probable atau terkonfirmasi Corona. Kriteria ini juga mencakup pasien DOA (Death on Arrival) yang dirujuk dari rumah sakit lain sebelumnya.

Jika jenazah masuk ke dalam salah satu dari ketiga kriteria di atas, maka proses pemakamannya harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan dan penyebaran yang tidak diinginkan.

Di beberapa daerah, terdapat kasus penolakan jenazah Covid-19 di awal-awal pandemi. Hal ini tentu salah, karena jenazah masih harus dikebumikan meskipun terpapar Covid-19, sesuai dengan hukum mengubur jenazah dalam Islam, yakni fardu kifayah.

Jika dalam suatu wilayah terdapat orang yang meninggal, maka harus ada orang yang melaksanakan kewajiban memakamkan jenazahnya. Jika tidak dilaksanakan atau ditolak seperti dalam beberapa kasus, maka semua orang dalam wilayah tersebut akan mendapatkan dosa.

Namun, di masa pandemi ini tugas kita adalah menaati protokol kesehatan dan aturan yang ada, jadi mengenai pemakaman pasien Covid-19 lebih baik diserahkan menurut aturan yang ada.

Tata Cara dan Tips Pemakaman selama Covid-19

Proses pemakaman memang umumnya memakan banyak waktu karena dalam agama memang memiliki tata cara yang harus dilakukan. Namun, dalam masa pandemi yang bisa dibilang merupakan kondisi darurat, proses pemakaman jenazah lebih diringankan.

Dalam Islam sendiri beberapa ulama memasukkan pandemi sebagai bencana, oleh sebab itu, maka diperbolehkan jika memakamkan jenazah dengan cara yang lebih cepat. Hal ini dilakukan semata-mata demi kemaslahatan bersama, menyangkut keselamatan banyak orang.

Menurut peraturan mengenai Protokol Penanganan Jenazah Pasien Covid-19 yang dikeluarkan oleh WHO, prosedur untuk memakamkan jenazah adalah sebagai berikut.

  1. Proses Memandikan Jenazah

Ketentuan mengenai penanganan jenazah Covid-19 sebelum dikuburkan adalah sebagai berikut:

  • Hanya petugas kesehatan yang dapat mengurus pemakaman jenazah pasien Covid-19.
  • Diwajibkan bagi petugas untuk memakai pakaian pelindung, masker, sarung tangan, serta kacamata google. Petugas juga dilarang makan, minum, maupun menyentuh wajah selama berada di ruang pemulasaran maupun area untuk melihat jenazah pasien Covid-19.
  • Sebelum dipindahkan ke kamar jenazah, jenazah harus terbungkus dalam kantong jenazah sepenuhnya dan tidak tembus pandang. Jangan sampai terdapat kebocoran cairan tubuh yang dapat mencemari bagian luar kantong jenazah.Setelah meninggal, segera mungkin pindahkan jenazah ke kamar jenazah. Diizinkan bagi keluarga pasien untuk melihat jenazah terakhir  kalinya sebelum dimasukkan ke dalam kantong, dengan syarat memakai APD.Petugas wajib memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai protokol penanganan jenazah yang meninggal akibat penyakit menular seperti Covid-19. Dilarang membalsem atau mengawetkan jenazah.
  • Petugas yang memandikan jenazah haruslah berjenis kelamin sama dengan jenis kelamin jenazah tersebut, dan jenazah dimandikan tanpa harus dibuka pakaiannya. Jika memang tidak ada petugas yang berjenis kelamin sama, maka boleh dilakukan oleh petugas yang ada.Namun, syaratnya harus dimandikan tanpa membuka pakaian jenazah atau bisa ditayamumkan. Sebelum memandikan jenazah, petugas wajib membersihkan najis atau kotoran (jika ada).

Tata cara memandikan jenazah bisa dilakukan dengan cara mengucurkan air ke seluruh tubuh secara merata. Jika menurut pertimbangan ahli jenazah tidak dimungkinkan untuk dimandikan, maka bisa diganti dengan tayamum sesuai ketentuan syariat Islam, yaitu:

  1. Mengusap wajah dan kedua tangan jenazah dengan debu, minimal sampai pergelangannya.
  2. Petugas tetap menggunakan APD pada saat mengusap jenazah.
  3. Jika memang masih tidak memungkinkan untuk dimandikan atau ditayamumkan, maka menurut ketentuan syariat ketika keadaan darurat jenazah boleh tidak dimandikan maupun ditayamumkan.
  1. Proses Membungkus Jenazah

Setelah jenazah dimandikan atau ditayamumkan maupun tidak keduanya, tips pemakaman selama Covid-19 selanjutnya adalah jenazah wajib dikafani dan dibungkus dengan plastik dengan ketentuan:

  • Setelah jenazah dikafani dan dibungkus plastik, selanjutnya harus disemprot cairan klorin sebagai cairan desinfektan. Kemudian jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah yang tidak tembus air dan aman agar virus tidak tersebar dan menjaga keselamatan petugas.Jenazah harus diposisikan miring ke kanan di dalam peti jika memang beragama Islam. Dengan begitu jika dikuburkan maka jenazah akan menghadap ke arah kiblat.
  • Dilarang membuka kembali jenazah yang telah dibungkus, namun dalam keadaan genting seperti autopsi bungkusan tersebut boleh dibuka kembali dan hanya bisa dilakukan oleh petugas yang telah mendapatkan izin.
  • Jenazah harus dikuburkan paling lama 4 jam setelah kematiannya. Pengantaran jenazah ke pemakaman harus menggunakan mobil jenazah.
  • Akan dilakukan prosesi salat jenazah jika memang jenazah beragama Islam, dengan ketentuan:
  1. Salat jenazah dilakukan di rumah sakit rujukan atau tempat yang telah dilakukan proses pemeriksaan sanitasi secara menyeluruh. Setelah shalat jenazah selesai harus dilakukan desinfektanisasi di tempat tersebut.
  2. Karena pertimbangan waktu maksimal persemayaman jenazah, yakni maksimal 4 jam, maka salat jenazah dilakukan sesegera mungkin.
  3. Shalat jenazah dapat dilaksanakan meski hanya oleh satu orang.
  1. Proses Penguburan Jenazah

Tips pemakaman selama Covid-19 selanjutnya ada dalam proses penguburan jenazah. Adapun prosedur yang harus diterapkan dalam mengubur jenazah pasien Covid-19 adalah sebagai berikut:

  • Lokasi pemakaman jenazah harus berjarak lebih dari 50 meter dari sumber air yang dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta letaknya lebih dari 500 meter dari pemukiman warga terdekat.Kedalaman penguburan jenazah adalah lebih dari 1,5 meter dan ditutup tanah setinggi 1 meter.
  • Baik peti, kain kafan, dan plastik harus dikubur bersama jenazah.
  • Pihak keluarga dapat mengikuti proses penguburan jenazah setelah seluruh prosedur dilaksanakan dengan baik, dengan catatan tetap menggunakan alat pelindung agar terhindar dari paparan virus.
  • Seluruh petugas yang telah mengikuti prosesi pemakaman dari mulai pemulasaran hingga penguburan jenazah wajib melakukan proses sterilisasi. Petugas akan disemprot dengan cairan desinfektan ke bagian pakaian yang dikenakan dan diharuskan selalu mencuci tangan.

Prosedur dan tips pemakaman selama Covid-19 di atas bukan hanya sekadar tata cara sesuai aturan saja, melainkan menyangkut keselamatan petugas yang melaksanakannya. Oleh sebab itu, jika Anda adalah anggota keluarga pasien maka wajib patuh dan menghormati kebijakan yang ada.

Disclaimer: Kamboja tidak dapat menjamin kebenaran atau keakuratan data, tips maupun informasi yang tercantum di dalam artikel diatas. Mohon hubungi pihak terkait atau pun instansi yang berwenang jika anda memerlukan bantuan medis maupun administratif.

Artikel Lainnya

Kematian Mendadak Menurut Islam, Adakah Makna atau Pertanda di Baliknya?

permalink

Apa Perbedaan Proteksi Kedukaan dan Layanan On Demand?

permalink

Segala kebutuhan mereka
di saat kita telah tiada

Proses pemakaman merupakan sebuah beban yang kadang tidak terpikirkan. Dapatkan kemudahan bersama kami.
Proteksi Pemakaman Jasa Pemakaman
Rated Excellent 5.0/5.0
news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

article 48666670361

article 48666670362

article 48666670363

article 48666670364

article 48666670365

article 48666670366

article 48666670367

article 48666670368

article 48666670369

article 48666670370

article 48666670371

article 48666670372

article 48666670373

article 48666670374

article 48666670375

article 48666670376

article 48666670377

article 48666670378

article 48666670379

article 48666670380

article 48666670381

article 48666670382

article 48666670383

article 48666670384

article 48666670385

article 48666670386

article 48666670387

article 48666670388

article 48666670389

article 48666670390

article 48666670391

article 48666670392

article 48666670393

article 48666670394

article 48666670395

article 48666670396

article 48666670397

article 48666670398

article 48666670399

article 48666670400

article 48666670401

article 48666670402

article 48666670403

article 48666670404

article 48666670405

article 48666670406

article 48666670407

article 48666670408

article 48666670409

article 48666670410

article 58666670411

article 58666670412

article 58666670413

article 58666670414

article 58666670415

article 58666670416

article 58666670417

article 58666670418

article 58666670419

article 58666670420

article 58666670421

article 58666670422

article 58666670423

article 58666670424

article 58666670425

article 58666670426

article 58666670427

article 58666670428

article 58666670429

article 58666670430

article 58666670431

article 58666670432

article 58666670433

article 58666670434

article 58666670435

article 58666670436

article 58666670437

article 58666670438

article 58666670439

article 58666670440

article 58666670441

article 58666670442

article 58666670443

article 58666670444

article 58666670445

article 58666670446

article 58666670447

article 58666670448

article 58666670449

article 58666670450

article 58666670451

article 58666670452

article 58666670453

article 58666670454

article 58666670455

article 58666670456

article 58666670457

article 58666670458

article 58666670459

article 58666670460

article 58666670461

article 58666670462

article 58666670463

article 58666670464

article 58666670465

article 58666670466

article 58666670467

article 58666670468

article 58666670469

article 58666670470

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

news-1701