Dalam konteks jasa pemakaman di Bali, upacara Ngaben bukan sekadar prosesi pelepasan jenazah, tetapi merupakan ritual suci yang penuh makna spiritual. Salah satu elemen terpenting dalam upacara ini adalah banten atau seserahan. Inilah yang berfungsi sebagai sarana persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya, leluhur, dan alam semesta.

Bagi banyak orang, istilah banten, jenis-jenisnya, dan fungsinya bisa terasa rumit. Nah, lewat artikel ini, kita akan membahas secara lengkap apa itu upacara Ngaben, apa itu banten, serta daftar lengkap banten yang digunakan dalam upacara Ngaben, lengkap dengan penjelasannya.

Apa Itu Upacara Ngaben?

Upacara Ngaben adalah ritual pembakaran jenazah dalam agama Hindu Bali. Tujuan utama tata cara upacara Ngaben bukan sekadar mengantar orang meninggal, melainkan membebaskan roh dari ikatan duniawi agar dapat kembali ke asalnya dan melanjutkan perjalanan menuju alam yang lebih tinggi.

Dalam kepercayaan Hindu Bali, jasad manusia terdiri dari unsur Panca Maha Bhuta (tanah, air, api, udara, dan ether). Melalui Ngaben, unsur-unsur ini dikembalikan ke alam semesta secara harmonis, sementara atma dilepaskan dengan doa dan persembahan.

Ngaben juga menjadi bentuk bakti terakhir keluarga kepada almarhum, sekaligus wujud tanggung jawab spiritual agar roh tidak terikat di alam sekala (dunia nyata).

Apa Itu Banten atau Seserahan?

Banten adalah persembahan suci yang digunakan dalam setiap upacara adat dan keagamaan Hindu Bali, termasuk Ngaben. Banten bukan sekadar “sesaji”, tetapi sarana komunikasi spiritual antara manusia dengan Tuhan, leluhur, dan kekuatan alam.

Setiap banten memiliki:

  • Bentuk khusus
  • Isi tertentu
  • Makna simbolis
  • Fungsi ritual yang berbeda

Dalam upacara Ngaben, banten berperan sebagai:

  • Sarana penyucian roh
  • Bekal spiritual perjalanan atma
  • Ungkapan bhakti dan rasa tulus keluarga
  • Penyeimbang unsur sekala dan niskala

Jenis-Jenis Banten yang Digunakan dalam Upacara Ngaben

Berikut adalah daftar lengkap banten yang umum digunakan dalam upacara Ngaben, meskipun jumlah dan jenisnya bisa berbeda tergantung desa adat, tingkatan upacara, dan kemampuan keluarga.

1. Upacara Pengabenan Mewangun

Ngaben mewangun bisa dibilang sebagai salah satu bentuk Ngaben yang lengkap. Pada jenis ini, tubuh manusia dianggap sebagai satu kesatuan “bangunan” (awangun), sehingga setiap bagian tubuh mendapatkan simbol dan sarana upacara tersendiri. Karena itulah, upacaranya cukup banyak dan kompleks.

Ngaben mewangun selalu disertai upacara pengaskaran, yaitu prosesi penyucian roh.

Ada dua jenis Pengabenan Mewangun:

a. Mewangun Sawa Pratek Utama

Ini adalah Ngaben yang menggunakan jenazah asli (sawa atau watang matah). Seluruh rangkaian upacara dilakukan dengan kehadiran jasad, sehingga dianggap paling lengkap secara fisik.

b. Mewangun Nyawa Wedana

Pada jenis ini tidak ada jenazah. Sebagai gantinya, dibuat simbol tubuh manusia dari kayu cendana yang digambar dan ditulisi aksara suci (aksara sangkan paran).

Istilah Nyawa Wedana berarti:

  • Nyawa / nyawang → dibuatkan simbol
  • Wedana → rupa atau wujud

Jadi, Nyawa Wedana adalah Ngaben dengan wujud simbolis manusia, biasanya dilakukan jika jenazah tidak ada atau sudah lama meninggal.

2. Upacara Pengabenan Pranawa

Pengabenan Pranawa berfokus pada sembilan lubang utama pada tubuh manusia, yang dipercaya sebagai jalan keluar-masuk pengaruh baik dan buruk semasa hidup.

Kata Pranawa berasal dari:

  • Prana → lubang, napas, jalan hidup
  • Nawa → sembilan

Sembilan Lubang dalam Konsep Pranawa

Kesembilan lubang ini diyakini bisa membawa manusia pada kebaikan atau justru pada dosa, tergantung perilaku semasa hidup:

  • Udana (kening): Berhubungan dengan kualitas pikiran.
  • Kurma (mata): Mempengaruhi kebijaksanaan dan cara pandang hidup.
  • Krkara (hidung): Berkaitan dengan kejujuran dan Tri Kaya Parisudha.
  • Prana (mulut): Banyak dosa bersumber dari ucapan (Tri Mala Paksa).
  • Dhananjya (kerongkongan): Mempengaruhi sifat sombong dan kedurhakaan.
  • Samana (ulu hati): Berkaitan dengan sifat serakah dan loba.
  • Naga (lambung): Berhubungan dengan Sad Ripu (enam musuh dalam diri).
  • Wyana (sendi): Mempengaruhi perbuatan baik dan buruk (karma).
  • Apana (anus & kemaluan): Berkaitan dengan hawa nafsu dan Sapta Timira.

Karena dianggap sangat penting, Pengabenan Pranawa selalu disertai pengaskaran.

Lima Jenis Pengabenan Pranawa

  • Sawa Pranawa

Menggunakan jenazah atau watang matah.

  • Kusa Pranawa

Bisa dengan jenazah atau hanya simbol (adegan). Simbol tubuh dibuat dari anyaman khusus dan disertai pengaskaran.

  • Toya Pranawa

Mirip Kusa Pranawa, tetapi simbolnya berisi air suci (toya) sebagai lambang penyucian. Tetap menggunakan pengaskaran.

  • Gni Pranawa

Versi lebih sederhana. Pengaskaran dilakukan secara nista (sederhana) di setra. Banyak perlengkapan Ngaben besar tidak digunakan. Fokusnya pada pembakaran dan pelepasan roh.

  • Sapta Pranawa

Bisa dilakukan di rumah atau langsung di setra. Tidak memakai bale paga saat mengusung jenazah. Ada juga versi mapendem (dikubur), bukan dibakar.

3. Pengabenan Swastha

Pengabenan Swastha adalah Ngaben sederhana dengan tingkat paling kecil karena tidak menggunakan pengaskaran. Artinya, banyak perlengkapan Ngaben besar tidak dipakai.

Yang digunakan biasanya hanya:

  • Peti jenazah
  • Pepaga atau penusangan
  • Prosesi langsung di setra

Makna kata Swastha:

  • Su → utama, baik
  • Asthi → tulang atau abu

Artinya, Ngaben ini kembali ke inti, sederhana tapi tetap bermakna luhur.

Jenis-Jenis Pengabenan Swastha terbagi menjadi:

1. Swastha Geni

Jenazah dibakar (atau tanpa jenazah). Setelah itu dibuat sekah tunggal, dilakukan upacara pengiriman dan nganyut. Setelah selesai, rangkaian upacara berakhir.

2. Swastha Bambang

Tidak dibakar, tetapi dikubur. Semua prosesi dilakukan di atas bambang (tempat penguburan). Tidak ada nganyut, tetapi ritual penyucian tetap dilakukan seperti Ngaben biasa.

3. Pengabenan Kerthi Parwa

Diperuntukkan bagi umat Hindu yang gugur di medan perang. Tidak menggunakan pengaskaran, hanya ngentas dan pengiriman. Tata caranya mirip Swastha Geni.

4. Pengabenan Ngelanus

Sebenarnya, ngelanus bukan jenis Ngaben, melainkan cara mempercepat proses Ngaben. Ada dua bentuk yaitu:

a. Ngelanus Tandang Mantri

Semua prosesi Ngaben dan pemukuran diselesaikan dalam satu hari. Khusus untuk wiku atau sulinggih, tidak untuk umat biasa (walaka).

b. Ngelanus Tumandang Mantri

Dilakukan untuk umat walaka, biasanya selesai dalam satu hingga dua hari. Jumlah dan jenis upakaranya menyesuaikan kemampuan keluarga.

Apakah Semua Ngaben Menggunakan Banten yang Sama?

Tidak selalu. Jenis dan jumlah banten dalam upacara Ngaben sangat bergantung pada:

  • Desa adat setempat
  • Tingkatan Ngaben (sederhana, madya, utama)
  • Kondisi ekonomi keluarga
  • Kesepakatan dengan pemangku atau sulinggih

Yang terpenting bukan kemewahan banten, tetapi ketulusan niat dan doa yang menyertainya.

Solusi Lengkap Jasa Pemakaman dan Pengurusan Jenazah Tanpa Ribet

Kamboja hadir sebagai solusi terpercaya dalam menyediakan jasa pengurusan jenazah dan jasa pemakaman yang menyeluruh, sehingga keluarga tidak perlu repot mengurus berbagai hal teknis, termasuk proses pengiriman jenazah yang seringkali membutuhkan penanganan khusus.

Mulai dari pengurusan administrasi, koordinasi pemakaman, hingga pendampingan selama proses berlangsung, semuanya ditangani secara profesional dan penuh empati. Untuk informasi layanan lebih lengkap, silakan kunjungi halaman jasa pengurusan jenazah.

Apabila Anda membutuhkan bantuan atau ingin berkonsultasi lebih lanjut, jangan ragu menghubungi WhatsApp Customer Service Kamboja di nomor 082211111415 atau +62 815-1353-2488. Kami siap membantu Anda di saat yang paling dibutuhkan.

Disclaimer: Kamboja tidak dapat menjamin kebenaran atau keakuratan data, tips maupun informasi yang tercantum di dalam artikel diatas. Mohon hubungi pihak terkait atau pun instansi yang berwenang jika anda memerlukan bantuan medis maupun administratif.

Artikel Lainnya

Hukum Waris Islam: Prinsip, Penerima, dan Ayat yang Mengaturnya

permalink

Keunikan dan Peran Jasa Pemakaman di Upacara Kematian Konghucu

permalink

Segala kebutuhan mereka
di saat kita telah tiada

Proses pemakaman merupakan sebuah beban yang kadang tidak terpikirkan. Dapatkan kemudahan bersama kami.
Proteksi Pemakaman Jasa Pemakaman
Rated Excellent 5.0/5.0