Seorang muslim, terutama para pengurus masjid, diwajibkan mengetahui tata cara mengurus orang yang meninggal dunia. Mulai dari memandikannya, mengkafani nya, hingga mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman.

Meskipun Anda bisa meminta bantuan dari jasa pemakaman profesional, menguburkan saudara yang sudah meninggal bukan hal yang harus disepelekan begitu saja . Simak artikel ini untuk mengetahui adab mengantar jenazah ke tempat pemakaman.

Adab Mengantarkan Jenazah ke Tempat Pemakaman

Berikut beberapa tata cara mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman yang perlu Anda ketahui:

1. Tundukkan Pandangan Anda

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan yaitu menundukkan pandangan dan tidak berbicara keras-keras maupun mencuri pandang pada berbagai sisi. Menundukan pandangan ini adalah wujud dari kesedihan dan penghormatan terakhir Anda kepada orang yang meninggal.

Apabila ada imam atau orang lain yang memimpin prosesi pemakaman, Anda dapat menundukkan pandangan ketika mereka membacakan doa atau pesan terakhir. Anda tetap harus mendengarkan apa yang imam bicarakan dan jangan sampai melamun atau bahkan tertidur.

2. Baca Do’a Selama Perjalanan

Adab mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman selanjutnya yaitu membacakan doa sepanjang perjalanan. Anda dapat mohonkan kepada Allah SWT demi melapangkan alam kubur si jenazah dan membukakan pintu-pintu langit untuknya. Selain itu, mohonkan juga ampunan atas dosa-dosa jenazah.

Anggota keluarga yang menghadiri pemakaman kerabatnya boleh menjadi pemimpin pada waktu pembacaan doa. Lebih utama lagi jika yang menghadiri prosesi adalah anak-anak dari orang yang meninggal dunia itu. Hal itu karena doa anak sholeh bisa menjadi penyelamat jenazah di alam kubur.

3. Hindari Berkonvoi saat Mengantar Jenazah

Salah satu kesalahan yang seringkali masyarakat lakukan pada saat membawakan jenazah ke lahan pemakaman yaitu melakukan konvoi saat berkendara. Fenomena ini sering terjadi apabila ada seorang alim ulama, pejabat, atau selebriti yang meninggal dunia.

Hal ini tidak hanya membuat jalan macet dan memperlambat pengantaran, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Belum lagi masyarakat saat berkonvoi suka berteriak, padahal prosesi pemakaman jenazah itu harusnya khusyuk dan tenang.

4. Jangan Banyak Bercakap atau Bergosip

Tata cara mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman keempat adalah menjaga mulut dari mengucapkan hal-hal yang tak berguna. Misalnya seperti bergosip, bercanda, maupun bergunjing mengenai perbuatan si mendiang semasa hidup.

Baik itu di rumah duka, di kendaraan, di perjalanan, hingga sampai ke pemakaman, semua pengantar jenazah harus menjaga ucapannya. Daripada Anda atau orang-orang di sekitar Anda melakukan ghibah, akan lebih baik jika Anda membacakan doa-doa di dalam hati.

Begitu jenazah sudah masuk ke liang lahat dan ditutupi oleh tanah, Anda bisa membacakan beberapa doa kepada Allah SWT agar diampuni dosa-dosa jenazah dan dilapangkan kuburannya.

5. Kuburkan Jenazah dengan Baik

Selanjutnya, setelah Anda mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman, para pengantar pun bertugas untuk menguburkannya dengan baik. Orang-orang yang ikut mengantar tetapi tak menguburkan jenazah sebaiknya berdiri di samping atau belakang agar tak mengganggu prosesi pemakaman.

Bagi para penggali kubur, utamakan agar makamnya cukup dalam supaya jenazah tidak bisa dimakan oleh binatang buas. Sedangkan para pengantar jenazah yang akan memasukan jenazah sebisa mungkin mendahulukan kepala jenazah agar masuk dulu ke lubang kubur.

Miringkan jenazah pada bagian kanan untuk menghadapkan kepala jenazah ke arah kiblat. Kemudian lepas tali kafan dan masukkan tanah sedikit demi sedikit hingga lubang kubur tertutupi
seluruhnya.

6. Minta Ampunan dan Taburkan Bunga

Menjelang berakhirnya prosesi pemakaman, inilah waktunya si pemimpin acara pemakaman memintakan ampun untuk mendiang kepada Allah SWT. Tujuannya adalah supaya seluruh kesalahan si mendiang diampuni dan Allah memberi cahaya penerang pada jenazah di alam kubur.

Orang-orang yang ikut mengantar jenazah boleh menaburkan bunga-bunga di atas makam begitu pembacaan doa-doa selesai. Menurut periwayat hadits Ibnu Abbas dan Imam Bukhari, Rasulullah S.A.W. bersabda bahwa bunga-bunga tersebut ialah peringan siksa kubur selama mereka masih segar.

Tahu Cara Mengantarkan Jenazah ke Tempat Pemakaman?

Itulah dia tata cara dan adab dalam mengantarkan orang meninggal dunia ke tempat peristirahatan terakhirnya. Apakah Anda membutuhkan layanan yang siap mengurus pemakaman keluarga atau kerabat? Penyedia jasa on demand service oleh Kamboja bisa menjadi pilihan terbaik Anda.

Kamboja juga menyediakan beberapa paket dengan biaya proteksi pemakaman yang cukup beragam, tinggal pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Disclaimer: Kamboja tidak dapat menjamin kebenaran atau keakuratan data, tips maupun informasi yang tercantum di dalam artikel diatas. Mohon hubungi pihak terkait atau pun instansi yang berwenang jika anda memerlukan bantuan medis maupun administratif.

Artikel Lainnya

Bagaimana Cara Pengiriman Jenazah Jakarta dan Sekitarnya

permalink

Apa Saja Peran dan Tugas Unit Penyelenggaraan Jenazah

permalink

Segala kebutuhan mereka
di saat kita telah tiada

Proses pemakaman merupakan sebuah beban yang kadang tidak terpikirkan. Dapatkan kemudahan bersama kami.
Proteksi Pemakaman Jasa Pemakaman
Rated Excellent 5.0/5.0