Berbakti kepada orang tua adalah suatu kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap anak. Baik ketika masih hidup maupun sudah meninggal, kita wajib berbakti kepada mereka. Lalu, bagaimana cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal?

Di agama manapun tidak ada yang mengajarkan bahwa seorang anak boleh durhaka kepada orang tuanya. Hal ini karena orang tua adalah pengantar hidup kita di dunia ini dengan cinta kasihnya. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal.

Cara Berbakti kepada Orang Tua yang sudah Meninggal

Cara berbakti kepada orang tua kita yang telah meninggal bisa dilakukan dengan kebaikan-kebaikan yang terus kita lakukan dalam mengingat orang tua. Cara di bawah ini berlaku untuk semua penganut agama, baik Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan yang lainnya.

Untuk yang berkaitan dengan agama, mungkin Anda bisa melakukan apa yang sudah diajarkan dalam kitab suci seperti yang dijelaskan saat Anda mengkajinya. Setiap agama pasti memiliki amalan tertentu yang bisa membawa kebaikan bagi orang tua yang sudah meninggal.

Berikut cara berbakti kepada orang tua ketika mereka sudah tidak ada di dunia ini.

  1. Mendoakan Orang Tua

Satu-satunya penghubung antara orang tua dan anak ketika sudah dalam dunia yang berbeda adalah doa. Orang yang sudah meninggal tidak bisa berdoa sendiri karena kehidupan dunia yang merupakan ladang ujian sudah berakhir.

Oleh sebab itu, sebagai bentuk bakti kita kepada mereka bisa dilakukan dengan mendoakan kebaikan untuk orang tua. Doakanlah orang tua kita agar senantiasa mendapatkan ampunan dari-Nya. Doakan orang tua mendapatkan penjagaan dan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Dalam ibadah keseharian Anda, jangan lupakan untuk menyebut nama orang tua Anda yang sudah meninggal maupun masih hidup. Jika Anda muslim, maka bisa rutin membacakannya Al Quran atas nama orang tua dan berziarah ke makamnya.

  1. Menunaikan Janji dan Melunasi Utang Orang Tua

Orang tua yang semasa hidupnya memiliki utang pada orang lain maka wajib dilunasi oleh anaknya yang masih hidup, termasuk janji yang belum sempat ditunaikan oleh orang tua. Hal ini sebagai bentuk bakti kepada orang tua, karena utang dan janji yang tidak ditunaikan dapat menambah dosa.

Oleh sebab itu, untuk meringankan dosa orang tua bisa dilakukan dengan cara menunaikannya. Jika Anda tidak tahu apakah ada janji maupun utang orang tua pada orang lain, maka tanyakanlah kepada orang terdekat maupun orang yang memiliki piutang dengan orang tua Anda.

Anda juga bisa menanyakan apakah orang tua memiliki janji atau nazar tertentu yang belum ditunaikan. Jika sudah tahu, maka segera laksanakan janji / nazar maupun melunasi utang tersebut agar apa yang mengikat orang tua bisa lepas.

  1. Meneladani Sifat Baik Orang Tua

Agar pahala orang tua tetap mengalir meskipun mereka telah meninggal, maka cara yang bisa kita lakukan adalah dengan meneladani sifat baik orang tua. Dengan meneladaninya, kita bisa membuat didikan orang tua menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Selain bermanfaat bagi orang tua, berperilaku baik juga dapat memberikan manfaat kepada diri sendiri dan orang lain. Contohnya dengan membantu, itu akan meringankan beban orang lain dan untuk diri sendiri bisa merasakan bahwa manusia hidup tidak sendiri, harus saling bergotong-royong.

Begitu juga saat orang tua mengajarkan Anda untuk selalu berperilaku jujur dan sabar, maka teladanilah sifat tersebut agar orang tua merasa senang. Hal ini karena tidak ada orang tua yang tidak senang jika apa yang diajarkan kepada anak dapat dilaksanakan olehnya.

  1. Mengasihi Anggota Keluarga

Orang tua tentu tidak akan senang dengan perkelahian atau permusuhan antar-anggota keluarga. Oleh sebab itu, sebagai cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal adalah dengan mengingat pesannya supaya kita selalu mengasihi dengan anggota keluarga lainnya.

Terlebih jika Anda memiliki anggota keluarga yang masih kecil atau lebih muda, maka sudah saatnya Anda melaksanakan tanggung jawab sebagai pengganti orang tua. Jangan sampai setelah orang tua tiada malah membuat hubungan keluarga renggang atau bermusuhan.

Tetaplah menjalin silaturahmi dengan saudara-saudara Anda, baik saudara yang tinggal serumah maupun tidak. Anda bisa mengunjungi rumah mereka di waktu senggang. Jika memang sibuk, luangkanlah waktu untuk berkunjung.

  1. Beramal Baik atas Nama Orang Tua

Orang yang sudah meninggal sudah tidak bisa lagi beramal seperti saat mereka hidup di dunia. Namun, mereka masih bisa mendapat pahala ketika amal yang dilakukan semasa di dunia bisa membawa manfaat bagi orang lain. Dalam Islam amal ini disebut sebagai amal jariyah.

Yang termasuk amal jariyah antara lain membantu pembangunan masjid, sekolah, dan lain-lain yang dapat memberikan manfaat bagi orang banyak. Untuk itu, Anda dapat beramal baik atas nama orang tua, terlebih amal-amal yang dapat bermanfaat bagi banyak orang atas nama orang tua.

Anda dapat rutin memberikan donasi atas nama orang tua jika memang ada rezeki yang cukup. Namun, jika memang tidak mampu memberikan sumbangan atau donasi, Anda juga bisa beramal dengan cara membantu sesama yang membutuhkan, bukan hanya dengan materi.

  1. Taat Beribadah

Selain beramal baik atas nama orang tua, cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal juga bisa dilakukan dengan taat beribadah kepada Tuhan. Mendidik anak yang saleh, ketika anak tersebut tumbuh dalam ketaatan maka orang tua akan mendapatkan pahala yang terus mengalir.

Ini sama halnya dengan ilmu yang bermanfaat. Orang tua yang semasa hidupnya mendidik anak dengan ilmu agama dan kemudian anaknya menjadi seseorang yang taat kepada Tuhan, maka akan mendatangkan pahala terus-menerus kepada orang tua meski sudah meninggal.

Hal ini sebagai ganjaran dari Tuhan atas keberhasilan orang tua dalam mengemban tugasnya mendidik anak agar taat pada Tuhannya.

  1. Mewujudkan Mimpi Orang Tua

Ketika orang tua Anda memiliki sebuah mimpi yang belum terwujud ketika masih hidup di dunia, Anda bisa mewujudkan mimpi itu jika mampu. Meskipun bukan orang tua Anda yang berhasil mewujudkan mimpi tersebut, mereka mungkin akan bahagia karena anaknyalah yang mewujudkannya.

Terlebih lagi jika mimpi orang tua Anda adalah sesuatu yang membawa kebaikan, seperti berhaji, membangun panti asuhan, dan lain sebagainya, maka akan memberikan pahala untuk orang tua. Intinya, wujudkan mimpi orang tua selagi mimpi itu baik dan tidak membawa keburukan.

Anda patut berbahagia jika orang tua memiliki mimpi yang baik dan membawa kebaikan, karena dengan begitu jika Anda mewujudkannya akan menjadi amal baik bagi Anda sekaligus orang tua yang sudah meninggal.

Cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal jangan sampai membawa beban bagi kita selaku anak. Hal ini karena kebaikan apa pun yang kita lakukan dengan mengingat orang tua dapat memberikan kebahagiaan dan keselamatan bagi orang tua yang sudah meninggal.

Artikel Lainnya

Mengenal Hukum Waris yang Berlaku di Indonesia

7 Tempat Pemakaman Termahal Di Indonesia, Elit dan Bertaraf Internasional

Segala kebutuhan mereka
di saat kita telah tiada

Proses pemakaman merupakan sebuah beban yang kadang tidak terpikirkan. Dapatkan kemudahan bersama kami.
Proteksi Pemakaman Jasa Pemakaman