
Ketika seseorang meninggal dunia dan jenazahnya perlu dikirim ke kota lain atau bahkan ke luar negeri. Biasanya akan ada proses mengawetkan jenazah, namun ada sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan. Salah satu dokumen yang mungkin sering ditanyakan dalam proses tersebut adalah embalming certificate atau sertifikat pengawetan jenazah.
Apa sebenarnya embalming certificate? Mengapa dokumen ini dibutuhkan? Siapa yang menerbitkannya dan informasi apa saja yang tercantum di dalamnya? Mari kita bahas dalam satu artikel ini!
Embalming certificate adalah sertifikat atau surat keterangan yang menyatakan bahwa jenazah telah menjalani proses pengawetan atau pembalseman mayat sesuai prosedur yang dilakukan oleh pihak yang berwenang.
Dalam praktiknya di Indonesia, dokumen ini juga dapat disebut sebagai sertifikat pengawetan jenazah.
Dokumen ini memberikan keterangan bahwa jenazah telah mendapatkan tindakan pengawetan pada waktu tertentu dan mencatat pihak yang melaksanakan tindakan tersebut.
Embalming dilakukan oleh tenaga profesional terlatih dan bertujuan antara lain memperlambat dekomposisi, menjaga keutuhan jenazah, serta memberikan waktu untuk persiapan pemakaman atau transportasi.
Jadi, embalming certificate merupakan bukti atau keterangan tertulis bahwa proses pengawetan telah dilakukan.
Mengapa embalming certificate diperlukan? Secara umum, ada beberapa fungsi penting embalming certificate.
Fungsi paling mendasar adalah sebagai bukti tertulis bahwa jenazah telah menjalani proses pengawetan.
Sertifikat contoh yang menjadi referensi mencantumkan pernyataan bahwa jenazah telah diawetkan pada tanggal tertentu dan dilengkapi keterangan petugas yang melaksanakan.
Ketika jenazah perlu dipindahkan dari satu daerah ke daerah lain, dokumen mengenai pengawetan dapat menjadi salah satu dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses administrasi.
Hal ini menjadi semakin relevan ketika perjalanan membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Karena sertifikat mencantumkan identitas jenazah dan informasi mengenai proses pengawetan, dokumen ini juga membantu menghubungkan identitas jenazah dengan tindakan yang telah dilakukan.
Dengan demikian, dokumen tidak hanya berisi informasi mengenai pengawetan, tetapi juga membantu memastikan adanya pencatatan administratif.
Embalming certificate biasanya tidak berdiri sendiri. Dalam proses pengiriman jenazah, keluarga dapat diminta menyiapkan sejumlah dokumen lain sesuai kebutuhan.
Isi embalming certificate dapat berbeda tergantung fasilitas kesehatan atau lembaga yang menerbitkannya. Namun, embalming certificate menunjukkan beberapa informasi berikut:
Sertifikat biasanya memiliki nomor dokumen. Nomor ini berfungsi sebagai identitas administrasi sertifikat yang diterbitkan oleh institusi terkait.
Nama almarhum atau almarhumah dicantumkan untuk memastikan dokumen merujuk pada jenazah yang tepat.
Jenis kelamin juga dicantumkan sebagai bagian dari identitas jenazah.
Informasi usia menjadi bagian dari data identitas yang tercatat dalam sertifikat.
Dalam sertifikat, terdapat informasi mengenai nationality atau kewarganegaraan jenazah.
Sertifikat mencantumkan nomor identitas yang berkaitan dengan KTP atau paspor. Detail dokumen identitas yang digunakan dapat bergantung pada kebutuhan administrasi dan status jenazah.
Alamat jenazah juga dapat dicantumkan sebagai bagian dari informasi identitas.
Salah satu informasi paling penting adalah tanggal ketika proses pengawetan dilakukan. Dalam dokumen, terdapat keterangan bahwa jenazah telah diawetkan pada tanggal tertentu.
Sertifikat juga dapat mencantumkan petugas yang melaksanakan prosedur, termasuk nama dan identitas profesionalnya. Dokumen mencantumkan attending physician yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut.
Embalming certificate bukan dokumen yang sebaiknya dibuat sendiri oleh keluarga atau penyedia jasa transportasi.
Dokumen tersebut harus berasal dari pihak atau fasilitas yang memiliki kewenangan untuk melakukan dan mendokumentasikan tindakan pengawetan jenazah.
Prosedur embalming dilakukan oleh tenaga profesional terlatih, terutama karena bahan yang digunakan dalam proses pengawetan dapat memiliki risiko terhadap kesehatan apabila tidak ditangani dengan benar.
Karena itu, jika keluarga membutuhkan embalming certificate, langkah paling aman adalah menghubungi rumah sakit, fasilitas kedokteran forensik, atau pihak profesional yang menangani pengawetan jenazah dan menanyakan prosedur penerbitan dokumen tersebut.
Mengurus pengiriman jenazah tentu bukan sesuatu yang ingin dilakukan keluarga dalam kondisi berduka. Selain harus memikirkan proses pemakaman, keluarga juga bisa dihadapkan pada berbagai kebutuhan administratif, termasuk dokumen pengawetan, transportasi, hingga persyaratan pengiriman.
Karena itu, menggunakan layanan profesional dapat menjadi pilihan yang jauh lebih praktis.
Kamboja.co.id menyediakan jasa pengiriman jenazah dengan konsep layanan yang membantu mengurus kebutuhan pengiriman secara lebih terintegrasi. Dengan layanan all-in, keluarga tidak perlu repot mencari layanan pengawetan, memikirkan embalming certificate, kemudian mengurus transportasi jenazah secara terpisah. Tim Kamboja.co.id dapat membantu mengkoordinasikan kebutuhan tersebut sesuai cakupan layanan dan tujuan pengiriman.
Selain pengiriman jenazah, Kamboja.co.id juga menyediakan berbagai layanan kedukaan, termasuk jasa pengurusan jenazah dan jasa pemakaman. Dengan begitu, keluarga dapat memperoleh bantuan mulai dari penanganan jenazah hingga kebutuhan logistik pemakaman.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan Kamboja.co.id, Anda bisa menghubungi nomor WA +6282211111415 atau mengunjungi jasa pemakaman Kamboja.co.id.